Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Pecahkan Rekor Nasional
- 28 Feb 2026 14:16 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pergerakan mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan menghadirkan tekanan mobilitas terbesar sepanjang sejarah transportasi nasional. Skala perjalanan yang diproyeksikan melibatkan lebih dari separuh populasi Indonesia menjadi indikator meningkatnya intensitas arus tahunan tersebut.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yang dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 28 Februari 2026, sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia atau sebanyak 143,91 juta orang diperkirakan bakal melakukan perjalanan mudik tahun ini. Sabtu 28 Februari 2026.
Distribusi perjalanan menunjukkan dominasi kuat Pulau Jawa sebagai pusat aktivitas perpindahan masyarakat selama musim Lebaran. Kawasan tersebut tetap berperan sebagai wilayah asal sekaligus destinasi utama perjalanan nasional.
Dari sisi daerah asal, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pemudik terbanyak, yakni sekitar 30,97 juta orang. Di posisi berikutnya terdapat Jawa Tengah dengan 27,29 juta orang, DKI Jakarta sebanyak 19,93 juta orang, serta Jawa Timur sekitar 17,12 juta orang.
Pola tujuan perjalanan memperlihatkan konsentrasi kedatangan terbesar tetap tertuju pada wilayah Jawa Tengah. Provinsi tersebut menjadi lokasi penerimaan pemudik paling dominan dibandingkan daerah lain.
Sementara itu, untuk daerah tujuan, Jawa Tengah menjadi tujuan favorit para pemudik dengan jumlah mencapai 38,71 juta orang. Disusul Jawa Timur yang diperkirakan menerima 27,29 juta orang, kemudian Jawa Barat sebanyak 25,09 juta orang.
| Baca juga: Prediksi Mudik Lebaran 2026 Tembus 143 Juta |
Perputaran arus mudik menunjukkan siklus mobilitas yang masih terfokus pada satu pulau dengan kepadatan tinggi. Kondisi tersebut menegaskan ketergantungan jaringan perjalanan nasional terhadap wilayah Jawa.
Data ini memperlihatkan bahwa arus mudik terbesar masih berputar di wilayah Jawa, baik sebagai titik keberangkatan maupun tujuan akhir.
Jawa Tengah secara khusus menjadi magnet utama, menegaskan posisinya sebagai kampung halaman bagi jutaan perantau, terutama yang bekerja di DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Besarnya volume perjalanan pada Lebaran tahun ini menghadirkan konsekuensi serius bagi kesiapan pengelolaan transportasi nasional. Pemerintah menghadapi tantangan koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas mobilitas masyarakat.
Dengan angka yang menembus hampir 144 juta jiwa, periode Lebaran 2026 menjadi tantangan besar bagi pemerintah.
Pengaturan lalu lintas serta kesiapan sarana transportasi menjadi faktor krusial dalam mengantisipasi kepadatan perjalanan. Keamanan serta kelancaran perjalanan publik menjadi prioritas utama selama periode mudik berlangsung.
Fokus utama terletak pada pengelolaan arus lalu lintas dan kesiapan infrastruktur transportasi. Tujuannya guna memastikan jutaan orang tersebut dapat sampai ke tujuan dengan lancar dan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....