Prediksi Mudik Lebaran 2026 Tembus 143 Juta

  • 28 Feb 2026 12:22 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis hasil survei nasional terkait potensi pergerakan masyarakat pada Angkutan Lebaran 2026. Berdasarkan survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan, total pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 1447 Hijriah diprediksi mencapai 50,60 persen dari total penduduk Indonesia atau sekitar 143,91 juta orang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam keterangan resmi yang dirilis Rabu, 25 Februari 2026 menyampaikan bahwa angka tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan Angkutan Lebaran 2026 secara komprehensif. Pemerintah, kata dia, akan memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Berdasarkan hasil survei tersebut, tiga provinsi yang diprediksi menjadi tujuan mudik terbanyak pada 2026 adalah Jawa Tengah sebanyak 38,71 juta orang, Jawa Timur sebanyak 27,29 juta orang, dan Jawa Barat sebanyak 25,09 juta orang. Ketiganya konsisten menjadi magnet utama arus mudik nasional setiap tahunnya.

Sementara itu, daerah asal pemudik terbanyak diperkirakan berasal dari Jawa Barat dengan 30,97 juta orang, disusul Jakarta sebanyak 19,93 juta orang, serta Jawa Timur sebesar 17,12 juta orang. Data ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dari kawasan perkotaan dan pusat industri menuju daerah asal.

Dari sisi moda transportasi, mobil pribadi masih menjadi pilihan utama dengan proyeksi pengguna mencapai 76,24 juta orang. Sepeda motor berada di posisi kedua dengan 24,08 juta orang, disusul bus sebanyak 23,34 juta orang. Dominasi kendaraan pribadi menunjukkan tantangan tersendiri dalam pengelolaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik.

Untuk simpul transportasi, stasiun asal terpadat diprediksi berada di Stasiun Pasar Senen dengan 2,38 juta penumpang, sedangkan stasiun tujuan terpadat adalah Stasiun Yogyakarta Tugu sebanyak 867 ribu orang. Di sektor penerbangan, Bandara Soekarno Hatta diperkirakan menjadi bandara asal terpadat dengan 2,13 juta penumpang sekaligus bandara tujuan terpadat dengan 1,05 juta orang.

Adapun terminal dan pelabuhan juga diproyeksikan mengalami lonjakan signifikan. Terminal asal terpadat adalah Terminal Pulo Gebang sebanyak 2,31 juta orang, sementara terminal tujuan terpadat Terminal Tirtonadi dengan 1,44 juta orang. Untuk angkutan laut, pelabuhan asal terpadat diprediksi berada di Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 214 ribu orang, dan pelabuhan tujuan terpadat di Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 158 ribu orang.

Rekomendasi Berita