Ratusan Atlet dari Ribuan Paguron Ikuti Garut Open Silat 2026
- 02 Okt 2026 22:46 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut – Tidak kurang dari 600 atlet mengikuti kejuaraan Garut Open Silat Series 2026 di GOR Cikuray, SOR RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat, 2 Oktober 2026.Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut Asep Mulyana menyampaikan, Garut Open Silat tersebut diikuti oleh 2526 paguron.Menurutnya, penyelenggaraan Garut Open Silat Series 2026 memiliki kualitas yang baik dan dapat menjadi model bagi penyelenggaraan event olahraga lainnya.
"Saya acungkan jempol dua, karena saya melihat selama ini bukan berarti event-event yang lain tidak baik tapi ini juga mungkin ini perlu menjadi suatu momentum yang menjadi percontohan buat event-event yang lain, supaya ini ada nilai-nilai yang bisa dijual baik ke sponsor atau pengunjung merasa nyaman untuk melihat pertandingan disini tatkala memang disini itu serba lengkap," ucapnya.
Ia berharap kejuaraan tersebut tidak hanya berhenti pada seremoni penutupan dan penobatan juara. Ia mendorong Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Garut untuk merumuskan pembinaan jangka panjang melalui pemusatan latihan terpadu.
Asep menyampaikan, pesilat asal Garut memiliki reputasi yang kuat pada kategori Tunggal, Ganda, dan Regu (TGR). Menurutnya, daerah lain bahkan telah memperhitungkan kekuatan kontingen Garut di kategori tersebut.
Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa sektor tarung atau pertandingan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama yang perlu dievaluasi, mengingat sejarah Garut sebagai daerah yang memiliki banyak jawara silat.
"Karena TGR menjadi kebanggaan kita, tapi di sisi lain tanding kita masih lemah, tarung kita masih lemah padahal kita gudang juara tibaheula Garut mah terkenal jawarana, tapi dalam tarung ini harus menjadi PR kita semua," lanjutnya.
Sebagai bentuk komitmen pembinaan, Dispora Kabupaten Garut menyatakan siap memfasilitasi penggunaan GOR Bela Diri secara gratis bagi para atlet juara yang disatukan dalam program pemusatan latihan rutin, baik satu minggu sekali maupun satu bulan sekali.
Ia berpesan kepada seluruh wasit dan juri yang bertugas untuk memegang teguh sumpah jabatan, mengedepankan profesionalisme, serta menjaga netralitas demi objektivitas penilaian dan keamanan pertandingan.
"Saya yakin dengan sumpah para juri dan wasit itu sendiri, kita sumpah di hadapan Allah SWT untuk selalu mengedepankan netralitas dan selalu berbuat sportivitas untuk menentukan juara-juaranya," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....