Taekwondo Cimahi Siapkan Atlet untuk Porprov 2026, Empat Emas Jadi Modal
- 21 Sep 2026 20:08 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Kota Cimahi mulai mematangkan persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Para atlet hasil pembinaan disiapkan untuk tampil dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026 di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Persiapan tersebut tidak terlepas dari hasil Babak Kualifikasi Porprov 2025 yang menjadi salah satu tolok ukur kekuatan atlet Kota Cimahi. Pada babak kualifikasi tersebut, taekwondo Cimahi berhasil mengamankan empat medali emas dari nomor Kyorugi dan Poomsae.
Empat medali emas tersebut menjadi modal bagi Pengcab TI Kota Cimahi untuk kembali mempersiapkan atlet menuju persaingan Porprov 2026. Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengevaluasi kemampuan atlet sekaligus mencari potensi baru dari berbagai unit latihan.
Bidang UKT Pengcab TI Kota Cimahi, Restu Ragan, mengatakan proses pencarian dan pembinaan atlet tidak hanya dilakukan melalui pertandingan, tetapi juga dapat dimulai dari kegiatan kenaikan tingkat. UKT menjadi salah satu momentum untuk melihat kemampuan peserta yang berpotensi dikembangkan menjadi atlet prestasi.
“Lebih jauh, UKT juga kami manfaatkan untuk melihat potensi atlet yang dapat dikembangkan pada kategori Kyorugi maupun Poomsae,” ujar Restu dalam keterangannya, Minggu 20 September 2026.
Menurut Restu, Kota Cimahi sebelumnya telah melahirkan atlet yang mampu menembus pembinaan olahraga tingkat Jawa Barat. Salah satunya Hendro Gunawan yang pernah lolos ke PPLP Jawa Barat dan kemudian mencatat prestasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.
“Alhamdulillah dari Cimahi ada atlet yang lolos ke PPLP Jabar atas nama Hendro Gunawan, meskipun sekarang sudah off, dan di PON Papua atlet binaan Kota Cimahi tersebut berhasil mendapatkan medali perunggu,” ucapnya.
Catatan prestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan pembinaan taekwondo di Kota Cimahi yang terus dilakukan dari tingkat unit hingga jenjang kompetisi. Pengcab TI berharap pola pembinaan tersebut dapat menghasilkan lebih banyak atlet yang mampu bersaing pada level provinsi maupun nasional.
Menghadapi Porprov 2026, atlet-atlet yang telah melalui proses kualifikasi dan pembinaan akan dipersiapkan kembali agar dapat tampil optimal. Pengcab TI Kota Cimahi juga terus mendorong peningkatan kualitas teknik, mental bertanding dan pengalaman kompetisi para atlet.
Selain mengejar prestasi pada Porprov, pembinaan juga diarahkan untuk menyiapkan atlet menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi. Pengcab TI menargetkan proses tersebut dapat menjadi bagian dari regenerasi atlet taekwondo Kota Cimahi secara berkelanjutan.
Restu berharap para peserta UKT tidak hanya memandang ujian sebagai proses kenaikan sabuk, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membuka jalan menuju pembinaan prestasi. Menurutnya, dari ratusan peserta tersebut terbuka peluang munculnya atlet baru yang dapat memperkuat kontingen Kota Cimahi.
“Dengan adanya kenaikan tingkat ini kami berharap bisa melihat bibit-bibit atlet dari Poomsae ataupun Kyorugi dan meningkatkan kualitas atlet Kota Cimahi agar mampu bersaing di Porprov, PON maupun kejuaraan nasional lainnya,” katanya.
Pembinaan berjenjang menjadi salah satu kunci untuk menjaga kesinambungan prestasi taekwondo Kota Cimahi. Dengan melibatkan 35 unit dalam UKT Periode Ketiga 2026, Pengcab TI memiliki ruang yang cukup luas untuk memantau perkembangan atlet sekaligus menyiapkan regenerasi sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....