Puluhan Pengcab Terbentuk, Optimistisme Orado Jabar Terus Berkembang
- 20 Sep 2026 23:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Selain pengembangan ekonomi masyarakat juga sebelumnya disampaikan pada gelaran Orado, Bupati Badung Supriatna, KDS menekankan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dengan Orado yang telah masuk dalam ekosistem pembinaan olahraga prestasi, ia berharap lahir atlet-atlet domino Jawa Barat yang mampu berprestasi pada berbagai ajang olahraga.
“Bagaimana untuk bisa menciptakan atlet. Caranya dengan melakukan event-event kegiatan atau pertandingan di tingkat desa, kecamatan, kabupaten. Nanti akan muncul atlet, dan kalau sudah muncul menjadi atlet, maka menjadi atlet yang berprestasi,” jelasnya, Sabtu 19 September 2026.
KDS juga melihat olahraga domino memiliki nilai lain di luar aspek kompetisi. Itu terutama dalam membangun interaksi sosial dan melatih konsentrasi serta strategi.
Menurutnya, ketika bermain domino, seseorang dapat berinteraksi tanpa melihat latar belakang jabatan maupun status sosial. Hal tersebut menjadikan Orado sebagai salah satu ruang yang dapat mempererat tali silaturahmi masyarakat.
“Orado itu adalah salah satu organisasi dalam rangka mempererat tali silaturahmi. Ketika kita bermain, sudah tidak melihat lagi ini jabatan apa dan jabatan siapa. Yang ada adalah happy,” katanya.
Ia juga menilai permainan domino membutuhkan konsentrasi, kemampuan menghitung, membaca situasi, dan menyusun strategi. Karena itu, aktivitas tersebut dapat menjadi salah satu sarana untuk melatih pola pikir dan interaksi antarpemain.
“Ini salah satunya untuk mengolahragakan pola pikir dan kecerdasan. Ada konsentrasi, ada strategi, ada kemampuan menghitung. Dilakukan dalam kegiatan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Orado Jawa Barat, Ryan Dwinanda Hanafiah mengatakan Rakerprov menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan konsolidasi organisasi. Itu sekaligus menyerap aspirasi dari seluruh Pengcab Orado di Jawa Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....