Gelaran Pocari Sweat Run 2026, Hasilkan Sampah Capai 20 Ton

  • 20 Sep 2026 19:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pelaksanaan event lari Pocari Sweat Run 2026 selama dua hari di Kota Bandung menghasilkan sampah yang diperkirakan mencapai hampir 20 ton. ‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan volume sampah tersebut berasal dari rangkaian kegiatan Pocari Sweat Run yang berlangsung pada 19-20 September 2026.

‎“Kalau dari event Pocari saja, itu mendekati 20 ton,” ujar Farhan, Minggu 20 September 2026.

‎‎Farhan mengatakan, penanganan sampah dalam kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung. Pihak penyelenggara juga menyiapkan tim khusus untuk mengumpulkan dan mengolah sampah yang dihasilkan selama kegiatan.


‎Menurutnya, penyelenggara melibatkan sejumlah pihak, termasuk Pandawara dan mitra lainnya yang berfokus pada pengumpulan serta pengolahan sampah.

‎‎“Penyelenggara itu punya tim juga. Mereka meng-hire dan mengajak Pandawara, mereka juga mengajak, kalau tidak salah, Blue apa gitu. Dua-duanya fokus pada pengumpulan sampah dan pengolahan sampah,” katanya.

‎‎Sementara itu, Pemkot Bandung turut mengerahkan sejumlah personel dan armada kebersihan untuk memastikan sampah di sepanjang rute perlombaan dapat segera ditangani.

‎‎Farhan menyebut tim Sasapu, Gaslah, dan Gober dikerahkan bersama armada pengangkutan sampah. Pemkot Bandung juga menurunkan dua mesin penyapu untuk membersihkan ruas jalan yang dilalui para pelari.

‎‎“Pemerintah Kota Bandung mengerahkan tim Sasapu, tim Gaslah, dan tim Gober, serta pengangkutan sampah. Ada juga dua mesin penyapu sampah yang menyapu semua titik-titik jalan yang dilewati oleh para pelari,” ucapnya.

‎‎Selain itu, Farhan menyebut terdapat perusahaan pengelola sampah di Kota Bandung yang turut terlibat dalam pengolahan sampah dari kegiatan tersebut. Salah satunya menangani sampah bekas kemasan minuman.

‎“Satu lagi, ada satu perusahaan pengelola sampah di Bandung juga, namanya Ingram kalau tidak salah. Itu juga mendapatkan pekerjaan untuk pengolahan sampah dari bekas minuman,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....