Wali Kota Cimahi Lepas Kontingen, Targetkan 15 Emas Porprov 2026

  • 09 Sep 2026 10:00 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Kontingen Kota Cimahi resmi dilepas untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Pelepasan kontingen dilakukan oleh Wali Kota Cimahi Letkol (Purn.) Ngatiyana, S.A.P., di Jalan Raden Demang Hardjakusumah Blok Jati, Cihanjuang No. 1, Kota Cimahi, Rabu 9 September 2026.

Pelepasan tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet Cimahi yang akan membawa nama daerah pada ajang olahraga tingkat Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana memberikan pesan kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan jajaran kontingen agar tampil penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

Ngatiyana mengatakan, Pemerintah Kota Cimahi memberikan dukungan terhadap perjuangan para atlet yang akan tampil di Porprov Jawa Barat 2026. Menurutnya, keikutsertaan kontingen Cimahi merupakan bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga sekaligus membawa nama baik daerah.

"Alhamdulillah, Kota Cimahi mendukung para atlet, khususnya di bidang olahraga, untuk maju berlaga di Porprov tahun 2026 ini. Kami sangat mendukung dan mendorong KONI Kota Cimahi untuk terus berjuang demi Kota Cimahi," ujar Ngatiyana.

Ia menyebutkan, kontingen Cimahi yang diberangkatkan mencapai 884 personel. Dari jumlah tersebut, sebanyak 637 merupakan atlet, sedangkan sisanya terdiri atas pelatih, ofisial, dan unsur pendukung lainnya yang akan mendampingi perjuangan para atlet.

"Ini menjadi kebanggaan bagi kita, Cimahi, karena kami masih bisa mengirimkan kontingen untuk berlaga di 61 cabang olahraga pada Porprov tahun ini," katanya.

Ngatiyana berharap keikutsertaan para atlet dari berbagai cabang olahraga dapat membuahkan hasil positif. Namun, ia menekankan bahwa selain mengejar prestasi, Porprov juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkenalkan potensi olahraga Kota Cimahi di tingkat Jawa Barat.

"Diharapkan mudah-mudahan para atlet dari bermacam-macam cabang olahraga ini membawa hasil yang bagus dan baik. Yang penting silaturahmi, olahraga untuk memasyarakatkan Kota Cimahi khususnya dan Jawa Barat pada umumnya," tuturnya.

Terkait target prestasi, Ngatiyana mengaku tidak ingin memberikan beban berlebihan kepada para atlet dan KONI Kota Cimahi. Pemerintah Kota Cimahi menilai target harus disusun secara realistis dengan mempertimbangkan kemampuan serta persiapan kontingen.

"Target kita paling tidak 15 emas," kata Ngatiyana. Ia menambahkan, target tersebut sengaja dibuat realistis dan tidak muluk-muluk agar para atlet dapat bertanding dengan fokus dan penuh keyakinan.

Menurutnya, keberanian, kedisiplinan, dan kekompakan menjadi modal utama yang harus dimiliki seluruh atlet Cimahi. Ia menegaskan, persoalan menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, sedangkan perjuangan maksimal harus menjadi prioritas.

"Kita sudah terdepan. Kita siap berlaga di mana pun. Berani berangkat, berani berjuang. Masalah menang dan kalah, itu urusan nanti. Tetapi keberanian dulu, disiplin, dan kekompakan para atlet di atas semuanya," tegasnya.

Mengenai bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali, Ngatiyana belum bersedia mengungkapkan nominalnya. Ia memilih tidak memberikan janji sebelum ada kepastian mengenai bentuk apresiasi yang akan diberikan pemerintah kepada para atlet berprestasi.

"Kalau masalah bonus, saya belum bisa menyampaikan. Daripada saya janji tidak ditepati, lebih baik diam. Tetapi apresiasi itu jelas ada," ujarnya.

Ngatiyana juga memastikan komunikasi antara Pemerintah Kota Cimahi dan KONI Kota Cimahi berjalan baik selama proses persiapan menuju Porprov. Ia menyebut KONI secara rutin melaporkan perkembangan persiapan, termasuk hasil Babak Kualifikasi (BK) yang menjadi salah satu tahapan penting sebelum Porprov.

"Alhamdulillah, KONI selalu konsen dan selalu melaporkan kegiatan kepada Pemerintah Kota Cimahi. Setiap kegiatan, termasuk kemarin BK, dan rata-rata yang diberangkatkan ini adalah yang lolos BK. Sehingga kita harapkan dapat medali," katanya.

Ia menilai keberangkatan ratusan personel kontingen merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan KONI. Menurutnya, dukungan pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa koordinasi dan komunikasi yang baik dengan organisasi olahraga.

"Sinergitas dengan KONI jelas. Kalau tidak sinergis, tidak saya dukung berangkat. Ini berkat dukungan Pemerintah Kota Cimahi terhadap KONI," ucap Ngatiyana.

Ngatiyana menambahkan, Kota Cimahi selama ini memiliki kekuatan pada sumber daya manusia, termasuk di bidang olahraga. Ia berharap potensi tersebut terus dikembangkan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Cimahi, Jawa Barat, bahkan Indonesia.

"Cimahi memang tidak ada sumber daya alam yang besar, tetapi kita punya sumber daya manusia, baik di bidang olahraga maupun ilmu pengetahuan. Itulah Cimahi," katanya.

Menyinggung capaian pada Porprov sebelumnya, Ngatiyana berharap sejarah prestasi tersebut dapat kembali terulang pada Porprov Jawa Barat 2026. Ia meminta para atlet tidak terlena dengan hasil masa lalu, tetapi menjadikannya sebagai motivasi untuk meraih prestasi lebih baik.

"Porprov kemarin Cimahi mendapatkan emas pertama. Untuk Porprov 2026 sekarang, itu yang kita harapkan. Mudah-mudahan saja, kita lihat di lapangan nanti," ujarnya.

Ngatiyana secara khusus berpesan kepada seluruh atlet agar memiliki jiwa juang dan patriotisme selama menjalani pertandingan. Ia meminta para atlet bertanding dengan menjunjung sportivitas serta menjaga nama baik Kota Cimahi.

"Saya harapkan tunjukkan jiwa juang, jiwa patriot, berjuang untuk kepentingan umum dan membawa nama baik Kota Cimahi. Cimahi juara, dan mudah-mudahan keselamatan paling utama dalam bertanding," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, S.H., menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan kontingen Cimahi di Porprov Jawa Barat 2026. Ia berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik bagi daerah.

"Kami mewakili pimpinan DPRD, saya sebagai Ketua DPRD sangat mendukung dan berharap atlet-atlet kita yang ada di Kota Cimahi terus berjuang dan membanggakan Kota Cimahi," ujar Wahyu.

Di tengah upaya efisiensi anggaran, dukungan terhadap pembinaan dan prestasi olahraga tetap menjadi perhatian. Terkait kemungkinan adanya tambahan anggaran untuk mendukung kebutuhan kontingen, Wahyu mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah.

"Insyaallah kita koordinasi dengan Pak Aji nanti, sama Pak Wali Kota tentunya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....