TAFF Bangun Fondasi Pembinaan Flag Football dari Daerah
- 02 Sep 2026 08:53 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Perkembangan flag football di Indonesia mendapat tambahan energi dengan hadirnya TaylorMade Academy Flag Football (TAFF). Akademi yang baru dibangun ini membawa misi untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperluas perkembangan olahraga flag football hingga ke berbagai daerah.
TAFF didirikan pada pertengahan 2025 oleh dua sosok yang memiliki pengalaman di dunia football Indonesia, yakni Coach Dana Taylor II dan Coach Windra Thio. Keduanya memiliki visi yang sama untuk menghadirkan sistem pembinaan atlet flag football yang lebih terarah, berkelanjutan, serta mengacu pada standar internasional.
Coach Dana Taylor II atau yang akrab dikenal dengan sebutan Coach 22 (Two Two) saat ini juga menjadi bagian dari tim kepelatihan Tim Nasional Women’s Flag Football Indonesia. Pengalamannya di level nasional menjadi salah satu modal untuk membantu TAFF membangun pola pembinaan yang dapat diterapkan secara konsisten.
Menurut Coach 22, Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet flag football berkualitas. Namun, potensi tersebut masih membutuhkan dukungan melalui sistem pembinaan yang terstruktur agar para atlet bisa berkembang dan memiliki kesempatan untuk bersaing lebih tinggi.
“Potensi atlet flag football Indonesia itu sangat besar, tapi selama ini belum ada sistem pembinaan yang konsisten dan terarah. Itu yang ingin kami bangun lewat TAFF – supaya Indonesia bisa bersaing di level regional, bahkan internasional,” ujar Coach 22, Rabu, 2 September 2026.
Sebagai bagian dari langkah awal memperkenalkan programnya, TAFF menggelar roadshow di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, pada 29-30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi TAFF untuk bertemu sekaligus memperkenalkan konsep pembinaannya kepada komunitas flag football yang berada di kawasan Priangan Timur.
Roadshow tersebut tidak hanya menjadi ajang pengenalan akademi, tetapi juga diisi dengan berbagi pengetahuan, pengalaman, serta pemahaman mengenai standar kepelatihan yang diterapkan di level internasional. TAFF juga berencana membawa kegiatan serupa ke sejumlah kota lain di Indonesia.
Di sisi lain Coach Windra Thio mengatakan, kehadiran TAFF tidak semata-mata diarahkan untuk menghasilkan atlet berprestasi. Akademi tersebut juga ingin mengambil bagian dalam membangun ekosistem flag football yang lebih kuat, terutama dengan memperluas akses pembinaan bagi atlet muda dari berbagai daerah.
“TAFF bukan cuma soal mencetak atlet berprestasi. Kami ingin memperkuat fondasi olahraga ini dari level akar rumput sampai ke tim nasional, supaya lebih banyak talenta muda yang punya akses ke pembinaan berkualitas,” ujar Coach Windra Thio.
Dengan konsep tersebut, TAFF berharap semakin banyak anak muda yang mengenal dan menekuni flag football melalui jalur pembinaan yang tepat. Kehadiran akademi ini juga diharapkan dapat memperluas eksposur flag football di luar daerah yang selama ini menjadi pusat perkembangan olahraga tersebut.
TAFF optimistis program pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat ikut memperkuat kualitas atlet flag football Indonesia. Dalam jangka panjang, akademi ini menargetkan dapat menjadi salah satu bagian penting sekaligus motor penggerak perkembangan flag football nasional, mulai dari tingkat akar rumput hingga panggung internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....