Persaingan Ketat di Grup E ACL 2, Ini Kata Gabriel Mutombo

  • 01 Sep 2026 20:35 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Bek Persib Bandung, Gabriel Mutombo, menyadari perjuangan timnya di fase grup AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 tidak akan mudah. Pangeran Biru bakal berhadapan dengan klub-klub kuat dari Korea Selatan, Vietnam, dan Australia dalam persaingan Grup E Zona Timur.

Persib memastikan tempat di fase grup setelah melewati babak pendahuluan dengan mengalahkan wakil Filipina, Manila Digger FC. Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 31 Agustus 2026, skuat asuhan Igor Tolic mengamankan kemenangan tipis 1-0 sekaligus tiket menuju fase grup.

Berdasarkan hasil undian, Persib tergabung di Grup E bersama FC Seoul dari Korea Selatan, The Cong-Viettel FC asal Vietnam, serta Melbourne Victory dari Australia. Setiap tim akan saling berhadapan dengan format kandang dan tandang sehingga Persib harus menjalani enam pertandingan sepanjang fase grup.

Mutombo mengakui kualitas calon lawan yang akan dihadapi Persib membuat persaingan di Grup E diprediksi berlangsung ketat. Kendati demikian, pemain bertahan asal Prancis tersebut melihat kesempatan tampil menghadapi klub-klub dari negara lain sebagai pengalaman positif bagi timnya.

“Ya, di babak penyisihan grup nanti akan sangat berat, sangat bagus untuk tim, dan saya pikir ini tantangan yang bagus untuk klub,” kata Mutombo, setelah pertandingan melawan Manila Digger.

Salah satu tantangan berat Persib datang dari FC Seoul. Klub asal Korea Selatan tersebut merupakan salah satu kekuatan yang diperhitungkan di K League 1. Persib bahkan langsung dijadwalkan bertandang ke markas FC Seoul pada pertandingan pertama Grup E, 16 September 2026. Kedua kesebelasan kemudian kembali bertemu di Bandung pada 25 November 2026.

Selain FC Seoul, Persib harus mewaspadai The Cong-Viettel. Klub asal Hanoi tersebut mendapatkan tempat di ACL Two setelah menjadi runner-up V.League 1 2025/2026. Pangeran Biru lebih dulu menjamu The Cong-Viettel di Bandung pada 14 Oktober, sebelum menjalani laga tandang ke Hanoi pada 2 Desember 2026.

Kekuatan lainnya datang dari Australia melalui Melbourne Victory. Klub berjuluk “The Boys in Blue” itu menjadi tantangan berbeda bagi Persib karena karakter sepak bola Australia yang akan menambah variasi lawan di fase grup. Pertemuan pertama kedua tim berlangsung di Bandung pada 28 Oktober, kemudian Persib bertandang ke Australia pada 4 November 2026.

Dengan komposisi tersebut, Mutombo dan rekan-rekannya dituntut menjaga konsistensi sejak pertandingan pertama. Persib harus mampu bersaing untuk menempati dua posisi teratas Grup E apabila ingin memperpanjang perjalanan di kompetisi Asia dan melaju ke babak 16 besar.

Bagi Persib, persaingan menghadapi FC Seoul, The Cong-Viettel, dan Melbourne Victory sekaligus menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan tim di level internasional. Setelah berhasil melewati babak pendahuluan, tantangan berikutnya adalah membuktikan Pangeran Biru mampu bersaing dengan klub-klub dari sejumlah kekuatan sepak bola Asia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....