Pertina Jabar Pastikan Kesiapan Atlet Tinju menuju Porprov 2026

  • 24 Agt 2026 20:00 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ketua Umum Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jawa Barat, Sugiharto Gandamiharja, mengatakan persiapan atlet tinju dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 terus menunjukkan perkembangan positif.

Menurut Sugiharto, secara umum tingkat kesiapan para atlet saat ini telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi setiap kontingen daerah untuk terus meningkatkan kualitas latihan sebelum memasuki persaingan di ajang Porprov.

"Secara umum, kesiapan atlet tinju kabupaten dan kota se-Jawa Barat sudah berada di kisaran 70 sampai 80 persen," ujar Sugiharto.Di Bandung,Senin 23 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, sebagian besar daerah telah menjalankan program pemusatan latihan daerah (Puslatda) secara mandiri. Selain meningkatkan kondisi fisik, program tersebut juga diarahkan untuk mematangkan kemampuan teknik dan strategi bertanding para atlet.

"Program latihan sudah berjalan, mulai dari penguatan fisik dasar sampai peningkatan teknik. Kejurda dan babak kualifikasi sebelumnya juga menjadi tolok ukur untuk melihat peta kekuatan atlet," katanya.

Untuk pelaksanaan Porprov Jabar 2026, pertandingan cabang olahraga tinju direncanakan berlangsung di wilayah Kota Bekasi sebagai salah satu daerah tuan rumah. Venue pertandingan akan didukung sejumlah fasilitas untuk menunjang kebutuhan atlet dan perangkat pertandingan.

Sugiharto menyebut fasilitas yang disiapkan meliputi arena pertandingan berstandar nasional, area pemanasan atau warm-up, ruang timbang badan, hingga ruang medis. Ketersediaan sarana tersebut dinilai penting untuk memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar kompetisi.

"Untuk venue tinju, kita berharap seluruh fasilitas pendukung benar-benar siap, termasuk area warm-up, ruang timbang dan fasilitas medis, sehingga atlet bisa bertanding dengan nyaman dan aman," tuturnya.

Berdasarkan pendataan awal dan hasil kualifikasi, tercatat sekitar 160 atlet dari 24 kabupaten/kota se-Jawa Barat telah mengirimkan kontingen untuk cabang olahraga tinju. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan pembinaan tinju di berbagai daerah terus berkembang.

Mengenai keikutsertaan atlet alumni Pekan Olahraga Nasional (PON), Sugiharto menjelaskan bahwa atlet berstatus eks-PON tetap dapat ambil bagian sepanjang memenuhi ketentuan regulasi, termasuk persyaratan usia, kelas pertandingan, serta kuota yang ditetapkan dalam Technical Handbook Porprov 2026.

"Atlet ex-PON bisa ikut selama memenuhi regulasi dan kuota yang sudah ditetapkan. Kehadiran mereka juga penting untuk menjaga kualitas pertandingan sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi atlet muda," katanya.

Meski persiapan terus berjalan, Pertina Jabar masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan fasilitas latihan seperti ring, sandsack, punching pad, dan sarung tinju standar kompetisi, hingga minimnya frekuensi kejuaraan serta try-out lintas daerah. Selain itu, kebutuhan nutrisi, suplemen, perlindungan cedera, dan dukungan anggaran di sejumlah daerah juga masih perlu diperkuat agar seluruh program pembinaan dapat berjalan optimal hingga Porprov Jabar 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....