Sebanyak 2.500 Atlet Ramaikan Kejuaraan Taekwondo West Java 2026
- 13 Agt 2026 17:52 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Ribuan atlet taekwondo dari berbagai daerah dipastikan ambil bagian dalam Kejuaraan Taekwondo “West Java” Tahun 2026 yang akan berlangsung di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi, Kota Bandung.
Kejuaraan tersebut dijadwalkan digelar selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Agustus 2026. Ajang ini menjadi salah satu wadah bagi para atlet, khususnya kelompok usia muda, untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur hasil pembinaan yang telah dijalani.
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat, Divie, SH., MH., mengatakan pihaknya mengapresiasi penyelenggaraan Kejuaraan “West Java” 2026 yang diikuti sekitar 2.500 peserta.
Menurut Divie, jumlah peserta yang besar menunjukkan tingginya antusiasme atlet dan klub taekwondo untuk mengikuti kompetisi. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan prestasi di Jawa Barat.
“Kejuaraan West Java ini menjadi wadah untuk memberikan pembuktian kepada atlet-atlet muda agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam pertandingan. Karena itu, TI Jawa Barat terus berupaya berkonsentrasi melakukan pembinaan,” kata Divie, Kamis 13 Agustus 2026.
Ia menegaskan, pembinaan yang dilakukan Pengprov TI Jawa Barat tidak hanya berorientasi pada prestasi di tingkat daerah. Program tersebut juga diarahkan untuk menyiapkan atlet yang mampu memberikan kontribusi bagi prestasi olahraga Indonesia di tingkat nasional hingga internasional.
“Pembinaan prestasi ini terutama untuk memberikan sumbangsih bagi kepentingan prestasi nasional menuju internasional. Ini sejalan dengan program kami,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Divie juga berharap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat hadir sekaligus membuka Kejuaraan Taekwondo “West Java” 2026. Menurutnya, kehadiran gubernur akan menjadi motivasi tambahan bagi ribuan atlet yang bertanding.

“Saya berharap Pak KDM dapat hadir dan membuka Kejuaraan West Java ini. Sesuai undangan, sudah kami kirimkan ke bagian Tata Usaha Setda Gedung Sate,” tutur Divie, yang akrab disapa Kang Divie.
Hingga berita ini disusun, kepastian kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam pembukaan kejuaraan tersebut masih menunggu jawaban. Pengprov TI Jawa Barat tetap berharap orang nomor satu di Jawa Barat itu dapat meluangkan waktu untuk hadir.
“Semoga saja Bapak Gubernur Jabar berkenan hadir dan membuka Kejuaraan West Java Tahun 2026. Kehadirannya sangat dinantikan. Semoga saja,” ucapnya.
Divie menambahkan, pelaksanaan Kejuaraan Taekwondo “West Java” 2026 juga mendapat dukungan dari pembina cabang olahraga Taekwondo Jawa Barat, Beny R. Gautama. Dukungan tersebut disebut tidak hanya diberikan dalam penyelenggaraan kejuaraan, tetapi juga terhadap berbagai program pembinaan atlet.
“Pak Beny R. Gautama selaku pembina Taekwondo Jabar mengapresiasi serta men-support Kejuaraan West Java. Bukan hanya kali ini beliau mendukung kami. Dalam berbagai program pembinaan, beliau sangat responsif dan terus memberikan support,” kata Divie.
Ia berharap dukungan tersebut semakin memperkuat pembinaan taekwondo Jawa Barat dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan atlet. Divie pun menyebut Beny R. Gautama berpeluang hadir langsung apabila tidak memiliki agenda pekerjaan yang bersamaan.
“Insya Allah jika beliau tidak sibuk dengan pekerjaannya, Pak Beny pasti hadir di tengah-tengah ribuan atlet taekwondo yang mengikuti West Java ini,” pungkas Divie.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....