Skuat Maung Bandung Genjot Fisik dan Teknik jelang Dua Laga di Bali

  • 13 Agt 2026 16:59 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Persib Bandung terus meningkatkan kesiapan fisik dan teknik pemain selama menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Bali. Program latihan pada Kamis, 13 Agustus 2026, menjadi bagian dari persiapan tim menghadapi rangkaian pertandingan uji tanding dalam Dewata Challenge Series 2026.

Skuat Pangeran Biru mengawali latihan di pusat kebugaran Bali United Training Center. Para pemain mendapat menu latihan fisik yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan sekaligus kemampuan bergerak yang dibutuhkan dalam permainan sepakbola.

Pelatih fisik Persib, Karlo Reinholz, menjelaskan latihan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kekuatan tubuh bagian bawah. Program juga dikombinasikan dengan gerakan-gerakan spesifik sepakbola agar pemain dapat beradaptasi dengan kebutuhan permainan.

“Kami mengombinasikan antara kekuatan tubuh bagian bawah dan pergerakan spesifik sepakbola. Kami menargetkan beberapa kualitas fisik yang disertai dengan pengenalan program training camp. Ini menciptakan stimulan yang positif,” kata Reinholz, dikutip dari laman resmi Persib, Kamis, 13 Agustus 2026.

Setelah kurang lebih 20 menit menjalani latihan di pusat kebugaran, pemain kemudian melanjutkan kegiatan di lapangan. Sesi tersebut dipimpin langsung oleh pelatih kepala Persib, Igor Tolic, untuk meneruskan program teknik dan taktik yang telah disiapkan tim pelatih.

Sementara itu, Berguinho tidak mengikuti latihan di lapangan bersama rekan-rekannya. Pemain tersebut tetap berada di pusat kebugaran untuk menjalani program pemulihan cedera dengan didampingi fisioterapis Persib, Geraldo Santos.

Program latihan Persib juga disesuaikan dengan agenda pertandingan yang cukup padat. Dalam tujuh hari, tim dijadwalkan melakoni dua pertandingan uji tanding, yakni menghadapi Sabah FC pada 15 Agustus dan Bali United pada 18 Agustus 2026 di ajang Dewata Challenge Series 2026.

Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus memperhitungkan beban latihan agar tidak berlebihan. Fokusnya bukan sekadar meningkatkan intensitas, tetapi juga memastikan kondisi pemain tetap optimal untuk menghadapi pertandingan.

Reinholz mengatakan, tim saat ini berupaya mempertahankan perkembangan yang sudah dicapai dalam beberapa pekan terakhir. Peningkatan kondisi fisik dilakukan secara bertahap sambil tetap menyesuaikan kebutuhan pertandingan.

“Fokus utama kami kini adalah untuk meneruskan ritme yang sudah terbentuk di beberapa pekan terakhir, mengoptimalkan performa fisik, menjaga kebutuhan pertandingan dan secara bertahap meningkatkan performa sepakbola secara keseluruhan,” jelas Reinholz.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....