Tim Menembak NPCI Kota Bandung Raih Prestasi Gemilang Tingkat Nasional 2026

  • 07 Agt 2026 16:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Tim menembak National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Nasional Menembak Pusrehab Kementerian Pertahanan Tahun 2026. Dalam kejuaraan yang berlangsung pada 5–6 Agustus 2026 di Jakarta tersebut, kontingen Kota Bandung berhasil membawa pulang tiga medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.

Raihan medali tersebut mengantarkan NPCI Kota Bandung menjadi Juara Umum I tingkat Jawa Barat sekaligus menempati posisi Juara Umum II secara nasional. Prestasi itu menjadi modal berharga bagi tim dalam menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat yang akan datang.

Pelatih Kepala Menembak NPCI Kota Bandung, Fery Eryandi, mengatakan hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras para atlet selama menjalani program latihan yang disiplin dan berkesinambungan. Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan perkembangan positif kemampuan atlet Kota Bandung.

"Setelah dilakukan rekapitulasi hasil pertandingan, Kota Bandung berada di posisi kedua nasional. Kami hanya terpaut dua medali perak dari Kalimantan Selatan yang menjadi juara umum dengan raihan tiga emas, tiga perak, dan satu perunggu. Sementara DKI Jakarta berada di posisi ketiga dengan dua emas, satu perak, dan dua perunggu," ujar Fery kepada wartawan, Jumat 7 Agustus 2026.

Di tingkat Provinsi Jawa Barat, lanjut Fery, tim menembak NPCI Kota Bandung tampil sebagai juara umum. Kota Bandung berhasil mengungguli NPCI Kabupaten Bogor yang menempati posisi kedua serta NPCI Kota Bogor di peringkat ketiga.

Tiga medali emas Kota Bandung disumbangkan oleh atlet Sunjaya dan Rohani. Sunjaya sukses menjadi yang terbaik pada nomor R1 10 Meter Air Rifle Standing SH1 Putra dengan torehan skor 582,2.

Sementara itu, atlet putri Rohani tampil luar biasa dengan memborong dua medali emas. Ia menjadi juara pada nomor R2 10 Meter Air Rifle Standing SH1 Putri dengan skor 598,6 serta nomor R3 10 Meter Air Rifle Prone SH1 Putri dengan catatan skor 618,9.

Satu medali perak berhasil dipersembahkan atlet pendatang baru Linda Indryani. Linda tampil di nomor R1 10 Meter Air Rifle Standing SH1 Putri dan mencatatkan skor 534,0, sebuah pencapaian yang dinilai menjanjikan untuk atlet yang baru bergabung di level nasional.

Adapun dua medali perunggu diraih Kafilah Azwin pada nomor R3 10 Meter Air Rifle Prone SH1 Putra dengan skor 612,5 serta Santi Rahmawati di nomor R3 10 Meter Air Rifle Prone SH1 Putri dengan skor 586,3.

Fery mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih anak asuhnya. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa hasil tersebut tidak boleh membuat para atlet cepat berpuas diri karena masih banyak aspek yang harus diperbaiki.

"Alhamdulillah, para atlet memperlihatkan peningkatan prestasi yang cukup signifikan. Namun begitu kembali ke Bandung kami akan langsung melakukan evaluasi, karena masih ada kekurangan dari sisi teknik maupun mental bertanding yang harus terus diasah," kata Fery.

Ia juga meminta seluruh atlet tetap menjaga semangat latihan dan konsistensi dalam meningkatkan kemampuan. Menurutnya, persaingan pada ajang Peparda nanti dipastikan akan semakin ketat sehingga seluruh atlet harus mempersiapkan diri secara maksimal.

Pada kesempatan yang sama, Fery menyampaikan apresiasi kepada Ketua NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, beserta seluruh jajaran pengurus yang telah memberikan dukungan penuh selama tim mengikuti Kejuaraan Nasional Menembak 2026 di Jakarta.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua NPCI Kota Bandung, Bapak Yadi Sofyan, beserta seluruh pengurus yang terus memberikan dukungan moril maupun organisatoris. Dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi atlet untuk memberikan hasil terbaik," ungkap Fery.

Ketua NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, yang memantau langsung jalannya kejuaraan bersama Wakil Ketua Dadan Nuryana, Bendahara Umum Endang Rohmana, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Cepi Gunawan dan Taufik Hidayat, serta Humas Bang Joel, berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih tinggi pada Peparda mendatang. "Saya minta para atlet jangan cepat puas. Terus tingkatkan intensitas latihan selagi masih ada waktu menjelang Peparda. Lawan-lawan kita juga pasti terus berlatih. Saya berharap atlet menembak Kota Bandung mampu menambah pundi-pundi medali emas dan mempertahankan tradisi prestasi bagi Kota Bandung," tegas Yadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....