Musprovlub PSTI Jabar Harapkan Takraw Bangkit Raih Emas PON 2028

  • 27 Jun 2026 17:14 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jawa Barat Tahun 2026 resmi berlangsung di Gedung KONI Jawa Barat, Sabtu 27 Juni 2026. Agenda tersebut menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru demi kemajuan sepak takraw Jawa Barat.

Ketua Harian KONI Jawa Barat, Arief Prayitno, berharap pelaksanaan Musprovlub PSTI Jabar dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan terbaik bagi perkembangan olahraga sepak takraw di Jawa Barat. Ia menilai seluruh proses harus dilakukan dengan mengedepankan kebersamaan dan kepentingan organisasi.

“Insyaallah mudah-mudahan kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Walaupun ada dua calon, tadi saya sudah mendengarkan visi-misinya dan keduanya memiliki program yang baik,” ujar Arief.Sabtu 27 Juni 2026.

Arief berharap para pemilik suara atau voters dapat menentukan pilihan secara bijak dengan memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif. Menurutnya, siapa pun yang terpilih harus memiliki komitmen kuat untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan prestasi atlet.

“Saya mengharapkan para voters bisa memilih yang baik itu yang lebih baik dari yang baik. Siapa pun yang terpilih nanti, yang terpenting organisasi harus semakin solid,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan besar terhadap prestasi sepak takraw Jawa Barat pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Menurutnya, capaian dua medali perak sebelumnya harus menjadi motivasi untuk mengejar hasil lebih tinggi.

“Harapan saya dua medali perak bisa berubah menjadi emas nanti di PON 2028. Kemudian organisasi juga harus menjadi lebih solid, karena mau laki-laki maupun perempuan yang memimpin, yang utama adalah kemajuan organisasi,” ungkap Arief.

Arief turut memberikan apresiasi terhadap kinerja caretaker Pengprov PSTI Jawa Barat yang telah menjalankan tugas hingga terlaksananya Musprovlub. Ia menilai kerja keras caretaker patut diapresiasi karena mampu menjalankan proses organisasi meskipun menghadapi keterbatasan.

“Caretaker sudah dua kali melaksanakan tugas dan bekerja all out. Walaupun anggarannya juga tidak ada, mereka tetap bisa melaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Caretaker Pengprov PSTI Jawa Barat, Kaimudin, mengatakan pihaknya menjalankan amanah dengan tujuan utama menyatukan seluruh elemen pencinta sepak takraw di Jawa Barat. Ia menegaskan caretaker tidak memiliki kepentingan lain selain memastikan organisasi berjalan menuju arah yang lebih baik.

“Kalau kami prinsipnya tidak punya beban, kami hanya punya tanggung jawab dan amanah yang diberikan untuk menyatukan semua elemen pencinta sepak takraw Jawa Barat agar bisa lebih berprestasi,” kata Kaimudin.

Kaimudin menegaskan pesan utama yang dibawa dalam proses pembenahan organisasi adalah memperkuat struktur sekaligus meningkatkan prestasi atlet. Ia berharap kepengurusan baru nantinya mampu membawa perubahan besar bagi sepak takraw Jawa Barat.

“Saya sependapat dengan pesan Ketua Umum PB PSTI, yaitu sehatkan organisasi, tingkatkan prestasi. Itu menjadi pesan penting untuk kita semua,” ujarnya.

Menurut Kaimudin, Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi barometer sepak takraw nasional. Ia berharap dari Jawa Barat akan lahir atlet-atlet baru yang mampu memperkuat tim nasional Indonesia di masa depan.

“Harapan kami Jawa Barat merupakan provinsi yang luar biasa dan bisa menjadi barometer Indonesia. Semoga atlet-atlet berikutnya hadir dari Jawa Barat untuk memperkuat tim Merah Putih,” pungkas Kaimudin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....