Satria Muda Tersandung Hornbills di Gim Pertama Semifinal IBL Gopay 2026

  • 05 Jun 2026 23:47 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Satria Muda Pertamina Bandung harus mengakui keunggulan Bogor Hornbills pada pertandingan pertama babak semifinal IBL GoPay 2026. Bermain di Bandung Arena, Jumat, 5 Juni 2026 malam, tim tuan rumah kalah dengan skor tipis 93-99 setelah menjalani laga yang berlangsung sengit hingga akhir pertandingan.

Pada laga tersebut, Satria Muda menurunkan lima pemain utama yang terdiri dari Yudha Saputera, Sandy Ibrahim, Jalen Jones, Giorgi Bezhanishvili, dan Niven Antone Glover. Sejak kuarter awal, kedua tim langsung menampilkan permainan agresif untuk mengamankan kemenangan penting pada seri semifinal.

Secara statistik, Satria Muda sebenarnya mampu menunjukkan beberapa catatan positif. Tim asal Bandung itu unggul dalam perolehan rebound dengan total 47 dibandingkan 45 milik Bogor Hornbills. Selain itu, akurasi tembakan bebas mencapai 65 persen, sementara field goals berada di angka 42 persen atau 33 tembakan masuk dari 77 percobaan. Rinciannya, akurasi tembakan dua poin mencapai 50 persen dan tembakan tiga poin berada di angka 32 persen.

Kontribusi para pemain cadangan juga cukup membantu jalannya pertandingan. Bangku cadangan Satria Muda menyumbangkan 20 poin dan tim berhasil mencatatkan 20 assist sepanjang laga. Namun, catatan tersebut belum cukup untuk membawa mereka mengamankan kemenangan pada gim pembuka semifinal.

Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic, menilai timnya tampil kurang agresif sejak awal laga. Menurutnya, kelemahan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Bogor Hornbills untuk membangun keunggulan sejak kuarter pertama.

“Selamat untuk Bogor, mereka memang tampil lebih baik malam ini. Kami membuka pertandingan terlalu lunak, terutama di kuarter pertama ketika dalam lima menit awal mereka mencetak poin dari tiga offensive rebound dan transisi cepat. Sepanjang laga kami berusaha menemukan ritme bertahan, tetapi tetap terlalu lunak, terlalu jauh dari pemain lawan, sehingga memberi ruang besar di area tiga poin,” kata Djordje Jovicic setelah pertandingan.

Pelatih asal Serbia tersebut menegaskan, tim pelatih harus segera melakukan evaluasi sebelum pertandingan berikutnya. Ia menilai karakter permainan yang diperlihatkan anak asuhnya tidak mencerminkan identitas Satria Muda yang selama ini dikenal tampil agresif dan kuat dalam duel fisik.

“Sebagai pelatih, saya bersama staf harus mendorong pemain agar lebih agresif karena performa lunak seperti ini bukan gaya kami sepanjang musim. Permainan basket adalah kontak fisik bukan voli, jika tidak bisa mengontrol situasi satu lawan satu, akan sangat sulit,” ujarnya.

Sementara itu, pemain senior Satria Muda, Abraham Damar Grahita, menganggap kekalahan tersebut bukan semata-mata karena faktor strategi. Menurutnya, tim gagal menunjukkan karakter dan energi yang dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan semifinal yang sarat tekanan.

“Saya rasa ini bukan soal strategi X dan O, melainkan soal diri kami sendiri. Kami tidak menunjukkan karakter, tidak menunjukkan energi, dan mereka bekerja lebih keras dari kami. Itu menjadi pelajaran berharga untuk ke depannya. Saya juga menyesalkan harus keluar karena foul, seharusnya tidak terjadi seperti itu, saya melakukan foul yang murah,” ujar Abraham Damar Grahita.

Kekalahan pada gim pertama membuat Satria Muda berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Mereka kini harus bangkit dan melakukan pembenahan agar peluang lolos ke partai final tetap terbuka.

Pertandingan kedua semifinal IBL GoPay 2026 antara Satria Muda Pertamina Bandung dan Bogor Hornbills dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026, di Bandung Arena. Laga tersebut akan menjadi kesempatan penting bagi Satria Muda untuk menyamakan kedudukan dan menjaga asa menuju final.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....