Dispora Jabar Dukung Liga Karate Pelajar Cetak Atlet Nasional
- 30 Mei 2026 15:35 WIB
- Bandung
RRI,CO.ID,Bandung – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat menilai penyelenggaraan Liga Karate Pelajar Indonesia Seri 1 Tahun 2026 memiliki peran strategis dalam mendukung pembinaan atlet usia dini. Kejuaraan yang berlangsung di GOR KONI Kota Bandung tersebut dinilai mampu menjadi pemantik semangat bagi dojo-dojo karate untuk meningkatkan kualitas pembinaan secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Jawa Barat, Gumelar Agusman, S.Pd., M.Pd., yang akrab disapa Gugum, mengatakan keberadaan liga karate yang digagas DnD telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan olahraga karate di Jawa Barat. Menurutnya, sistem kompetisi yang berkesinambungan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pembinaan atlet yang terarah.
“Kejuaraan seperti ini menjadi pemantik. Ketika ada Liga Karate Pelajar yang diselenggarakan secara konsisten oleh DnD, maka dojo-dojo akan terdorong untuk melaksanakan proses latihan yang lebih sistematis, terukur, dan berkelanjutan karena mereka memiliki target yang jelas untuk dicapai,” ujar Gugum di GOR KONI Kota Bandung, Sabtu 30 Mei 2026.
Ia menjelaskan, berbeda dengan kejuaraan yang hanya digelar satu kali, Liga Karate Pelajar menerapkan sistem seri yang memungkinkan atlet mengumpulkan poin dari setiap putaran pertandingan. Sistem tersebut dinilai lebih objektif karena memberikan kesempatan kepada atlet untuk menunjukkan konsistensi prestasi sepanjang musim kompetisi.
“Liga Karate Pelajar Indonesia ini menggunakan sistem seri. Setiap seri memiliki penilaian dan perolehan poin atau scoring. Dengan sistem seperti ini, atlet yang terbaik akan terlihat dari konsistensinya selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan,” katanya.
Menurut Gugum, pola kompetisi yang berjenjang seperti ini sangat penting dalam dunia pembinaan olahraga prestasi. Atlet tidak hanya dituntut untuk tampil baik dalam satu pertandingan, tetapi juga harus mampu mempertahankan performa pada berbagai seri yang berlangsung dalam kurun waktu tertentu.
“Model pembinaan melalui liga sangat baik karena atlet belajar menjaga performa secara berkesinambungan. Ini akan menjadi bekal penting ketika mereka nantinya tampil pada level yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional,” tuturnya.
Dispora Jawa Barat, lanjut Gugum, merasa sangat terbantu dengan kehadiran Liga Karate Pelajar karena mampu mengisi ruang pembinaan yang saat ini menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dari sisi pendanaan. Oleh sebab itu, keterlibatan pihak swasta dalam mendukung olahraga prestasi dinilai sangat penting.
“Terus terang kami sangat terbantu dengan Liga Karate Pelajar ini. Di tengah berbagai keterbatasan dukungan anggaran pemerintah saat ini, kami sangat mengapresiasi dan mendukung ketika ada sponsor maupun pihak swasta yang ikut berkontribusi menyelenggarakan kompetisi seperti ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi olahraga, serta komunitas menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat. Menurutnya, pembinaan atlet tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata.
“Kami sangat mendukung karena pada akhirnya hasil dari proses pembinaan ini akan kembali kepada daerah dan bangsa. Ketika lahir atlet-atlet berprestasi, maka Jawa Barat dan Indonesia yang akan merasakan manfaatnya,” kata Gugum.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa atlet-atlet terbaik hasil kompetisi ini akan menjadi bagian dari proses pemantauan dan pembinaan menuju level yang lebih tinggi. Dispora Jawa Barat secara rutin mengirimkan atlet karate terbaik untuk mengikuti berbagai kejuaraan nasional, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
“Karateka terbaik Jawa Barat nantinya akan kami dorong untuk mengikuti berbagai event nasional. Setiap penyelenggaraan Popnas, Jawa Barat selalu mengirimkan atlet-atlet terbaik hasil pembinaan dari daerah,” ujarnya.
Gugum berharap Liga Karate Pelajar dapat menjadi salah satu sumber lahirnya bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional. Ia optimistis kualitas atlet yang mengikuti kompetisi tersebut akan terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Harapan kami, melalui kejuaraan ini akan lahir karateka-karateka terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional. Dari sinilah proses pencarian dan pembinaan atlet unggulan dapat dilakukan secara lebih terstruktur,” jelasnya.
Gugum mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung penyelenggaraan kompetisi olahraga pelajar yang berkelanjutan. Menurutnya, semakin banyak ruang kompetisi yang tersedia, semakin besar pula peluang bagi atlet muda untuk berkembang dan meraih prestasi.
“Liga Karate Pelajar bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga tentang membangun sistem pembinaan yang kuat. Jika kompetisi seperti ini terus berjalan secara konsisten, saya yakin Jawa Barat akan semakin banyak melahirkan atlet-atlet karate berprestasi yang mampu membawa nama daerah dan Indonesia di pentas dunia,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....