Dispora Kota Bandung Siapkan Sport Tourism Modern Berbasis Multifungsi
- 26 Mei 2026 19:56 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung -Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mulai mempersiapkan pengembangan sarana olahraga berbasis sport tourism. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas olahraga modern yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertandingan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan wisata.
Kepala Bidang Pembinaan Infrastruktur Dispora Kota Bandung,Iwan Kasmara Suharna, mengatakan Wali Kota Bandung memiliki rencana besar dalam pengembangan kawasan olahraga multifungsi di sejumlah titik strategis Kota Bandung.
“Pak Wali Kota Bandung memiliki rencana membuat sport tourism atau memfungsikan sarana olahraga menjadi lebih kompleks,” ujar Iwan.di Gedung Koni Kota Bandung,Selasa 26 Mei 2026.
Menurutnya, konsep tersebut bertujuan agar fasilitas olahraga di Kota Bandung tidak hanya digunakan untuk satu aktivitas, melainkan mampu mendukung berbagai kegiatan masyarakat.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian ialah kawasan olahraga Pajajaran. Dispora Kota Bandung berencana menata ulang kawasan tersebut agar menjadi pusat olahraga sekaligus destinasi sport tourism yang terintegrasi.
“Untuk Pajajaran, rencana awal kami adalah merapikan dulu terkait aset gedung dan aset tanahnya,” katanya. Ia menjelaskan penataan aset menjadi langkah penting sebelum dilakukan pengembangan infrastruktur secara lebih luas.
Iwan mengakui pembangunan kawasan olahraga di pusat kota memiliki tantangan tersendiri karena keterbatasan lahan. Karena itu, Pemerintah Kota Bandung berencana membangun konsep fasilitas olahraga multifungsi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami harus berkolaborasi dengan pemerintah provinsi karena kawasan pusat kota sekarang harus memiliki fungsi yang lebih kompleks,” ujarnya. Menurut dia, konsep fasilitas tunggal sudah tidak lagi relevan dengan kebutuhan perkotaan modern.
Selain Pajajaran, kawasan olahraga Lodaya juga masuk dalam rencana revitalisasi besar-besaran. Dispora Kota Bandung berencana membangun ulang fasilitas tersebut dengan konsep bangunan bertingkat agar pemanfaatan lahan menjadi lebih optimal.
“Lodaya direncanakan dibangun ulang dengan konsep bangunan yang ditinggikan,” kata Iwan. Ia menyebut konsep vertikal dipilih agar kawasan olahraga tetap mampu menampung berbagai fasilitas meskipun berada di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
Dalam rencana tersebut, kawasan Lodaya juga akan dilengkapi lapangan sepak bola berstandar yang dapat digunakan untuk pembinaan maupun kompetisi olahraga. Kehadiran fasilitas baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana olahraga di Kota Bandung.
“Dengan bangunan baru nanti kemungkinan akan ada lapangan sepak bola berstandar di kawasan itu,” ungkapnya. Dispora berharap pembangunan tersebut dapat mendukung peningkatan prestasi olahraga sekaligus menjadi ruang aktivitas masyarakat.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Bandung juga menyiapkan pembangunan ulang Lapangan Tegallega. Kawasan tersebut direncanakan akan memiliki lapangan sepak bola sintetis yang dibangun dari awal dengan standar infrastruktur yang lebih baik.
“Lapangan Tegallega rencananya dibangun ulang dari nol, termasuk saluran dan infrastrukturnya,” ujar Iwan. Menurutnya, pembangunan total diperlukan agar fasilitas olahraga tersebut benar-benar layak dan nyaman digunakan masyarakat.
Konsep pengembangan sarana olahraga di Kota Bandung juga akan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah ingin kawasan olahraga tidak hanya hidup saat ada pertandingan, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin sarana olahraga berkolaborasi dengan UMKM yang sudah ada,” katanya. Dengan konsep tersebut, fasilitas olahraga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat sektor pariwisata olahraga di Kota Bandung.
Dispora Kota Bandung optimistis pengembangan sport tourism berbasis fasilitas multifungsi akan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan ruang publik modern. Selain meningkatkan kualitas sarana olahraga, program tersebut juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan aktivitas masyarakat di kawasan perkotaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....