KONI Kota Bandung Perkuat Pembinaan Atlet menuju Prestasi Berkelanjutan

  • 26 Mei 2026 16:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung terus memantapkan berbagai program pembinaan olahraga guna meningkatkan prestasi atlet. Sejumlah langkah strategis mulai disiapkan sebagai bentuk dukungan terhadap atlet, pelatih, serta cabang olahraga menghadapi agenda kompetisi tingkat daerah hingga nasional.

Ketua KONI Kota Bandung,Dr. Nuryadi M.Pd., mengatakan dalam kegiatan terbaru terdapat dua agenda utama yang menjadi perhatian organisasi. Agenda pertama berkaitan dengan program pembinaan KONI Kota Bandung, sedangkan agenda kedua berasal dari pemerintah terkait pemberian apresiasi atau kadeudeuh bagi atlet berprestasi.

“Yang pertama dalam kegiatan hari ini ada dua informasi. Pertama tentang program KONI Kota Bandung dan kedua dari pemerintah mengenai pemberian kadeudeuh kepada atlet Kota Bandung,” ujar Nuryadi,di Gedung Koni Kota Bandung,Selasa 26 Mei 2026.

Menurutnya, perhatian terhadap atlet harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya saat bertanding tetapi juga dalam proses pembinaan jangka panjang.

Ia menjelaskan, setelah pelaksanaan tes fisik atlet di Kampus Universitas Padjadjaran, KONI Kota Bandung langsung menyiapkan sejumlah program lanjutan. Salah satunya ialah pemberian dana operasional pembinaan kepada seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Kota Bandung.

Selain itu, KONI Kota Bandung juga menyiapkan tunjangan prestasi bagi atlet yang diproyeksikan meraih medali emas pada ajang kompetisi mendatang. Tidak hanya atlet unggulan, atlet calon peraih medali perak dan perunggu pun akan mendapatkan program latihan khusus guna meningkatkan kualitas performa mereka.

“Kami memberikan insentif tunjangan prestasi kepada atlet calon peraih medali emas, termasuk latihan khusus bagi calon peraih medali perak dan perunggu,” katanya. Program tersebut juga menyasar cabang olahraga beregu yang dinilai memiliki kontribusi penting terhadap perolehan medali Kota Bandung.

Dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap atlet dan pelatih, KONI Kota Bandung menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama itu dilakukan agar seluruh atlet dan pelatih yang menerima program pembinaan memiliki jaminan keselamatan kerja selama menjalani aktivitas olahraga.

“Alhamdulillah atlet penerima tunjangan prestasi dan latihan khusus telah diasuransikan. Jadi ini bukti pemerintah mendukung atlet agar aman ketika berlatih maupun bertanding,” ungkap Nuryadi. Menurutnya, perlindungan asuransi sangat penting mengingat risiko cedera dalam dunia olahraga cukup tinggi.

Tidak hanya fokus pada pembinaan teknis, KONI Kota Bandung juga mulai memperkuat kerja sama di bidang kesehatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan atlet mendapatkan penanganan medis yang cepat dan profesional apabila mengalami cedera saat latihan maupun pertandingan.

KONI Kota Bandung telah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di berbagai wilayah Kota Bandung. Di antaranya dengan ,Rumah Sakit Murni Teguh,Rumah Sakit Hermina serta Rumah Sakit Mayapada.

“Kami mempersiapkan layanan kesehatan atlet di wilayah Bandung Timur, Selatan, dan pusat kota agar penanganan cedera bisa lebih cepat,” katanya. Upaya tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen KONI dalam menjaga kesejahteraan atlet secara menyeluruh.

Selain kesehatan, bidang pendidikan juga menjadi perhatian serius KONI Kota Bandung. Organisasi itu kini tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi guna memastikan atlet berprestasi tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang universitas.

Nuryadi menegaskan bahwa atlet berprestasi tidak boleh kehilangan masa depan akademiknya akibat fokus pada olahraga. Karena itu, KONI berupaya membuka akses beasiswa bagi atlet yang berhasil mengharumkan nama Kota Bandung di level regional, nasional, maupun internasional.

“Kami ingin atlet yakin bahwa setelah lulus SMA mereka tetap bisa kuliah dan tidak mengalami putus pendidikan,” ujarnya. Menurut dia, beberapa perguruan tinggi bahkan telah menyediakan kuota beasiswa penuh bagi atlet Kota Bandung.

Salah satu lembaga pendidikan yang telah memberikan dukungan penuh ialah Taruna Bakti.Bahkan pada tahun ajaran baru mendatang, kuota penerimaan atlet berprestasi disebut akan kembali ditambah.

Selain itu, KONI Kota Bandung juga sedang menjajaki nota kesepahaman dengan Universitas Widyatama dan Universitas Jendral Achmad Yani.Kedua perguruan tinggi tersebut disebut memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan atlet berprestasi.

“Mereka ingin atlet nasional dan internasional menjadi bagian dari perguruan tingginya. Ini menjadi peluang besar bagi masa depan atlet Kota Bandung,” kata Nuryadi. Ia berharap kolaborasi pendidikan tersebut dapat melahirkan atlet yang tidak hanya unggul dalam olahraga, tetapi juga memiliki kualitas akademik yang baik.

Nuryadi menegaskan seluruh program pembinaan yang dijalankan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan pemerintah daerah. Karena itu, ia mengapresiasi langkah pemerintah yang memberikan kadeudeuh kepada atlet-atlet berprestasi di ajang Popda, Popnas, Peparda, hingga Peparnas sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka membawa nama Kota Bandung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....