SK Pengukuhan KONI Subang Diminta Jadi Awal Penyelamatan Prestasi Atlet Daerah

  • 26 Mei 2026 13:11 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Surat Keputusan (SK) Pengukuhan Nomor 118 Tahun 2026 untuk kepengurusan KONI Kabupaten Subang dinilai harus menjadi titik awal percepatan langkah organisasi dalam menyelamatkan prestasi atlet daerah. Pengukuhan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi seremoni administratif, melainkan momentum kebangkitan olahraga Subang menjelang pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat 2026.

Desakan percepatan kinerja itu muncul karena banyak atlet dan cabang olahraga saat ini membutuhkan kepastian program pembinaan, dukungan anggaran, serta arah kebijakan yang jelas. Sejumlah kalangan menilai waktu persiapan menuju Porprov semakin sempit sehingga dibutuhkan langkah konkret dan terukur dari kepengurusan KONI yang baru dikukuhkan.

Ketua Umum FAJI Kabupaten Subang,Dr Cand. Noviyanti Maulani M.Pd, menegaskan bahwa kepengurusan baru KONI Subang harus mampu bergerak cepat dalam menjawab berbagai persoalan atlet. Menurutnya, organisasi olahraga tidak boleh lamban ketika para atlet tengah berjuang membawa nama daerah di ajang kompetisi tingkat provinsi.

“Saya berpesan KONI Subang harus mampu menjawab setiap keresahan atlet dengan cepat,” ujar Noviyanti dalam keterangannya. Ia menilai komunikasi dan respons cepat menjadi kebutuhan utama agar atlet tetap memiliki motivasi dan semangat menghadapi persiapan Porprov 2026.Selasa 26 Mei 2026.

Noviyanti juga mengingatkan bahwa KONI tidak boleh hanya bergantung kepada pemerintah daerah dalam menjalankan roda organisasi. Menurut dia, kepengurusan baru harus mampu membangun kemandirian organisasi melalui inovasi dan terobosan program pembinaan olahraga.

“Jangan menunggu belas kasihan, bahkan hanya jadi benalu yang menambah beban pemerintah tanpa ada usaha mandiri,” katanya. Pernyataan tersebut menjadi kritik terbuka agar KONI Subang lebih aktif mencari solusi dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.

Ia menilai atlet saat ini sedang menunggu bukti nyata dari kepengurusan baru, bukan sekadar janji atau program di atas kertas. Para atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga disebut membutuhkan langkah cepat terutama terkait dukungan pembinaan, fasilitas latihan, hingga kepastian kebutuhan menjelang Porprov.

Menurut Noviyanti, keberhasilan olahraga daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah semata. Seluruh unsur olahraga, termasuk KONI, cabang olahraga, dunia usaha, dan masyarakat harus terlibat aktif dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang sehat dan berkelanjutan.

“Tidak bisa semua dilempar ke pemerintah daerah lalu duduk manis. Semua harus bergerak dan punya tanggung jawab terhadap masa depan prestasi atlet,” ujarnya menegaskan. Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi menjaga peluang prestasi atlet Subang di tingkat Jawa Barat.

Menjelang Porprov XV Jawa Barat 2026, perhatian terhadap kondisi atlet menjadi sorotan utama di Kabupaten Subang. Banyak pihak berharap SK Pengukuhan Nomor 118 Tahun 2026 tidak hanya menjadi simbol legalitas kepengurusan, tetapi juga menjadi awal perubahan nyata demi menjaga marwah dan prestasi olahraga Subang di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....