Gotong Royong Warnai Musda Ulang Perbasi Jawa Barat 2026
- 01 Mei 2026 09:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Gelaran Musyawarah Daerah (Musda) ulang Perbasi Jawa Barat 2026 telah resmi berakhir dalam suasana yang dinamis dan penuh dinamika.Proses demokrasi organisasi tersebut tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga menghadirkan berbagai catatan penting bagi perkembangan bola basket di Jawa Barat.
Dalam forum tersebut, Epriyanto Kasmuri kembali dipercaya untuk memimpin Perbasi Jawa Barat periode selanjutnya.
Kepercayaan itu menjadi bukti bahwa mayoritas pengurus cabang masih menilai kepemimpinannya relevan untuk melanjutkan pembinaan dan prestasi basket di daerah.
Namun di balik proses pemilihan tersebut, terdapat sorotan terhadap kebijakan biaya pendaftaran calon ketua yang mencapai Rp200 juta.Angka tersebut sempat menuai perhatian karena dinilai cukup besar dan berpotensi menjadi hambatan bagi calon lain yang ingin berpartisipasi.
Dalam suasana santai, Epriyanto bahkan sempat melontarkan candaan terkait besaran biaya tersebut.“Kalau dipikir-pikir, Rp200 juta itu sudah bisa untuk beli satu mobil baru yang bisa dipakai keluarga,” ujarnya, menggambarkan besarnya nilai pendaftaran.
Meski demikian, nilai besar itu justru membuka ruang lahirnya solidaritas di antara para pengurus cabang (Pengcab).
Dukungan kepada Epriyanto tidak hanya diwujudkan melalui suara, tetapi juga melalui aksi nyata berupa gotong royong pengumpulan dana.
Sebanyak 13 Pengcab yang memberikan dukungan bahu-membahu mengumpulkan dana untuk memenuhi syarat pencalonan.Dari total kebutuhan Rp200 juta, terkumpul Rp170 juta dari para Pengcab, sementara kekurangannya sebesar Rp30 juta dipenuhi langsung oleh Epriyanto.
Fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari pengalaman Musda sebelumnya yang menyisakan persoalan.Saat itu, dana pendaftaran sebesar Rp150 juta yang telah dikeluarkan Epriyanto dinyatakan hangus akibat proses yang tertunda karena kendala administratif calon lain.
Kondisi tersebut memunculkan empati dari para Pengcab yang kemudian berinisiatif membantu secara kolektif.“Saya sangat bangga. Hari ini masih ada rekan-rekan Pengcab yang dengan hati bersih dan ikhlas mampu bergotong royong seperti ini,” kata Epriyanto.Jumat 1 Mei 2026.
Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan sekadar soal politik organisasi, melainkan mencerminkan nilai integritas.“Ini bukan hanya soal dukungan, tapi tentang integritas. Mereka tidak mudah digoyahkan oleh hal-hal lain untuk mengalihkan dukungan,” tambahnya.
Di tengah arus modernisasi yang cenderung mendorong sikap individualistis, praktik gotong royong seperti ini menjadi semakin langka.Padahal, nilai kebersamaan tersebut merupakan fondasi penting dalam budaya Indonesia yang telah lama menjadi kekuatan sosial.
Apa yang terjadi dalam Musda Perbasi Jawa Barat 2026 menjadi pengingat bahwa olahraga tidak hanya berbicara soal kompetisi.Lebih dari itu, olahraga juga menjadi ruang untuk menumbuhkan solidaritas, keikhlasan, dan karakter yang kuat di antara para pelakunya.
Dengan semangat tersebut, diharapkan pembinaan bola basket di Jawa Barat dapat terus berkembang secara berkelanjutan.Nilai-nilai kebersamaan yang ditunjukkan para Pengcab menjadi modal penting untuk membangun masa depan olahraga yang lebih berintegritas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....