Rakorda NPCI Jabar Matangkan Persiapan Peparda di Kota Bandung 2026

  • 30 Apr 2026 14:08 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) NPCI Provinsi Jawa Barat digelar dengan mengusung tema kebersamaan menuju sukses Peparda VII Kota Bandung 2026. Kegiatan ini berlangsung di Arion Suites Hotel Bandung, Jalan Otista No 16, Kamis 30 April 2026,sebagai bagian dari upaya mematangkan persiapan ajang olahraga disabilitas tingkat provinsi.

Ketua NPCI Jawa Barat, Hari Susanto, menyampaikan bahwa Rakorda menjadi momentum penting untuk merampungkan berbagai aspek teknis penyelenggaraan. Ia berharap seluruh kebutuhan Peparda dapat dipastikan melalui forum koordinasi tersebut.

“Ya sebenarnya dengan acara Rakor ini kita pengennya selesai semua untuk persiapan Peparda nanti di Kota Bandung. Harapannya clear semua, meskipun mungkin nanti tetap perlu Rakor lanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, proses koordinasi tidak bisa dilakukan hanya dalam satu kali pertemuan. Rakorda akan digelar secara bertahap guna memastikan seluruh data dan kesiapan dari masing-masing kabupaten/kota dapat terverifikasi dengan baik.

“Rakor ini tidak cukup satu kali. Kita akan lakukan bertahap karena sekarang kita sedang mengecek data dari kabupaten/kota terkait cabang olahraga yang akan diikuti,” katanya.

Ia menjelaskan, proses verifikasi menjadi penting untuk memastikan setiap nomor pertandingan dapat terlaksana. Hal ini berkaitan dengan prinsip efisiensi yang juga menjadi arahan pemerintah daerah.

“Kita harus lihat, jangan sampai ada cabang olahraga yang hanya diikuti satu daerah. Itu tidak mungkin dipertandingkan, jadi harus ada keseimbangan peserta,” tegasnya.

Hari berharap melalui Rakorda ini dapat terlihat peta partisipasi seluruh daerah di Jawa Barat. Idealnya, setiap kabupaten/kota dapat berpartisipasi di seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Syukur-syukur semua kabupaten/kota bisa ikut di setiap cabang olahraga, sehingga pelaksanaan Peparda semakin meriah dan sukses,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Rakorda saat ini masih bersifat penjaringan data awal. Seluruh usulan dari daerah akan ditampung sebelum diputuskan dalam forum lanjutan.

“Kita tampung dulu semua masukan. Misalnya ada cabang tertentu yang belum siap di beberapa daerah, nanti kita lihat lagi apakah bisa tetap dilaksanakan atau tidak,” jelasnya.

NPCI Jawa Barat menargetkan seluruh cabang olahraga yang direncanakan, yakni sebanyak 17 cabang, dapat tetap dipertandingkan. Namun, keputusan akhir akan bergantung pada kesiapan peserta dan hasil koordinasi lanjutan.

“Mudah-mudahan tetap 17 cabang olahraga bisa terlaksana. Tapi kita lihat dulu dari hasil Rakor ini dan pertemuan berikutnya,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa dalam waktu dekat akan digelar rapat lanjutan untuk memperjelas seluruh aspek teknis. Targetnya, seluruh persiapan sudah rampung beberapa bulan sebelum pelaksanaan.

“Nanti setelah technical meeting di awal Mei, kita akan Rakor lagi. Harapannya empat bulan sebelum pelaksanaan semua sudah clear, mulai dari klasifikasi, nomor pertandingan, mutasi atlet, hingga jadwal,” paparnya.

Lebih lanjut, Hari menegaskan bahwa penentuan nomor pertandingan tetap mengacu pada ajang Peparnas sebagai standar tertinggi. Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet menuju level nasional.

“Kita mengacu ke Peparnas karena itu jenjang lebih tinggi. Jadi tidak perlu menambah-nambah nomor baru yang justru membebani, apalagi dari sisi SDM,” tegasnya.

Dengan koordinasi yang terus diperkuat, NPCI Jawa Barat optimistis Peparda VII Kota Bandung 2026 dapat terselenggara dengan baik. Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga komitmen demi suksesnya event dan peningkatan prestasi atlet disabilitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....