Dua Kandidat Balon Ketua KONI Subang Beradu Visi dan Gagasan Raih Prestasi

  • 23 Apr 2026 14:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Dua kandidat bakal calon Ketua KONI Kabupaten Subang, yang akan maju di Musorkablub, yang dijadwalkan digelar pada Rabu 29 April 2026, terus bersaing untuk memperebutkan kursi Ketua KONI Kabupaten Subang masa bakti 2026-2030. Masing-masing memiliki misi dan gagasan untuk memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Subang, dan mensejahterakan atlet dan cabor binaannya.

Bakal Calon Ketua KONI Kabupaten Subang Mayor TNI (Purn) Djoko Gunadi, yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov Terbang Layang Jawa Barat menyatakan, jika dirinya terpilih, yang pertama akan melakukan validasi atlet dan cabor, yang mewakili Subang di Porprov Ke XV 2026 Jawa Barat, dan akan membangun sinergitas dengan Pemerintah Daerah. Karena menurutnya, kedua hal itu sangat penting dilakukan KONI, untuk mengetahui arlet dan cabor yang berprestasi, sekaligus mempermudah mendapatkan dukungan dari pemerintah, dalam hal pendanaan kegiatan yang dihadapi dan dilakoni para atlet dan cabor.

"Yang pertama kita akan lakukan, yaitu melakukan validasi data atlet dan cabor berprestasi ini sangat penting untuk memenuhi target di Porprov nanti. Kemudian sinergitas dengan pemerintah, juga sangat penting bagi KONI, karena soal dukungan pendanaan kegiatan KONI. Saya rasa sangat mustahil KONI bisa jalan tanpa dukungan dana dari pemerintah, apalagi harus menggunakan uang pribadi, saya pikir tidak akan ada yang mampu, dna sanggup," kata Joko kepada RRI di Subang, Kamis 23 April 2026.

Terkait minimnya dukungan dana dari pemerintah daerah saat ini, karena keterbatasan anggaran akibat adanya efesiensi anggaran. Uapaya yang akan dilakukannya yaitu, dengan mendatangi sejumlah perusahaan atas rekomendasi pemerintah daerah, untuk menjadi bapak asuh bagi para atlet bdan cabor berprestasi.

"Untuk mencapai target di porprov nanti kita, akan menjadikan sejumlah perusahaan untuk kita jadikan napaka asuh bagi para atlet dan cabor berprestasi, tentunya atas dasar rekomendasi pemerintah daerah. Tanpa dukungan pemerintah daerah itu juga mustahil bisa KONI lakukan. Kemudian kita juga ambil dana CSR nya, untuk memacu prestasi para atlet dan cabor, untuk berprestasi di tingkat Kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional, dalam bentuk pembinaan atlet sejak dini," terangnya.

Berbicara tentang target di porprov nanti, dirinya juga tidak muluk-muluk, mengingat keterbatasan dukungan dana yang minum dari pemerintah daerah saat ini, paling tidak Subang bertahan di posisi 10 besar, atau menyamai prestasi di porprov sebelumnya. Ia menyebut, dengan minimnya dukungan anggaran untuk sebuah event penting di tingkat provinsi, seperti porprov itu, tentunya untuk meraih target prestasi lebih dari porprov sebelumnya akan sangat sulit dilakukan KONI Subang.

"Ya mengingat minimnya dukunga dana dari pemerintah daerah saat ini, mustahil bagi kita untuk melampaui prestasi porprov sebelumnya. Ya paling tidak kita upayakan di posisi 10 besar lah, atau setidaknya menyamai prestasi pada porprov ke XIV 2022 lalu," tandasnya.

Sementara itu, pernyataan yang berbeda jauh dari Mayor TNI (Pur) Djoko Gunadi, Kandidat Ketua KONI Subang lainnya Tine Yowargana menyampaikan optimismnya. Meski tanpa dukungan dana dari pemerintah daerah, prestasi bisa diraih oleh para atlet dan cabor Kabupaten Subang di Porprov nanti, dengan catatan, seluruh atlet dan cabor fokus untuk berlatih demi meraih prestasi.

"Tugas para atlet dan cabor fokus saja berlatih, soal anggaran biar saya yang siapkan, berapapun anggaran yang kalian butuhkan akan kami siapkan, meski tanpa dukungan dana dari pemerintah daerah," tegas Tine Yowargana yang akrab di sapa Ting Ting.

Ting Ting yang juga Ketua Umum Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Barat menyebut, dirinya faham dengan kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini, karena tidak hanya dialami oleh Subang, tetapi juga di alami oleh Kabupaten/Kota lain di Jawa Barat, termasuk di seluruh Indonesia mengalami hal yang serupa. Di sisi lain kegiatan porprov harus tetap berjalan, dan prestasi juga harus di raih, demi masa depan atlet.

"Kita tidak bisa diam begitu saja, kasihan atlet dan pengurus cabor, mereka butuh menyalurkan bakan dan kemampuan mereka dari hasil latihan dan pembinaan, jangan kita sia-siakan, kita pasti bisa, berapa pun dana yang dibutuhkan oleh seluruh atlet dan cabor di porprov nanti, termasuk tc dan persiapan lainnya sebelum berangkat ke porprov, akan saya siapkan sepenuhnya, yang penting kita dapat berpretasi, melampau prestasi sebelumnya," tuturnya.

Dirinya memiliki keyakinan, dalam pembinaan atlet menuju prestasi, perlu totalitas, dan pengorbanan. Baik tenaga, pikiran dan yang paling utama adalah totalitas materi.

"Totalitas itu, telah saya lakukan di cabor Muaythai Jabar, berapa atlet yang sudah kita bina dan kita kirim TC di Thailand, hingga menjadi atlet profesional, dalma waktu dekat ini saja, saya berangkatkan 22 atlet plus pelatih dan official 8 orang ke TC di Thailand selama dua bulan, tentunya bukan biaya yang kecil, bahkan sampai ke pelaksanaan IFMASenior World Championship dan IFMA School World Championship Kuala Lumpur Malaysia 2026," pungkas Ting Ting

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....