Ketua Perbasi Jabar Temui Gubernur, Apakah Ada Kaitan Musda Ulang?
- 22 Apr 2026 11:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Di tengah dinamika yang masih hangat terkait pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ulang Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Barat, Ketua terpilih hasil Musda sebelumnya, Epriyanto Kasmuri, melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela kesibukan kepala daerah, sehingga menarik perhatian berbagai pihak.
Momen pertemuan itu pun langsung memunculkan beragam tafsir di kalangan publik dan insan olahraga. Pasalnya, situasi organisasi Perbasi Jawa Barat saat ini masih dalam fase transisi dan belum sepenuhnya kondusif.
Seperti diketahui, dunia bola basket Jawa Barat tengah menjadi sorotan setelah adanya keputusan untuk menggelar Musda ulang. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung hanya sekitar dua bulan setelah Musda sebelumnya yang digelar pada 14 Februari 2026.
Dalam Musda tersebut, Epriyanto Kasmuri ditetapkan sebagai Ketua Perbasi Jawa Barat untuk periode 2026–2030. Penetapan itu sempat dianggap sebagai hasil sah dari forum tertinggi organisasi di tingkat daerah.
Namun, pasca pelaksanaan Musda, muncul berbagai dinamika dan protes dari sejumlah pihak. Kondisi tersebut kemudian berujung pada keputusan untuk menggelar Musda ulang sebagai upaya meredam konflik internal.
Selain itu, dibentuk pula kepengurusan caretaker yang bertugas mempersiapkan dan melaksanakan agenda Musda ulang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari mekanisme organisasi untuk menjaga keberlangsungan roda kepemimpinan.
Di tengah situasi tersebut, pertemuan antara Epriyanto dan Gubernur Jawa Barat menimbulkan spekulasi terkait kemungkinan adanya pembahasan khusus. Publik pun mempertanyakan apakah pertemuan tersebut berkaitan langsung dengan proses Musda ulang yang sedang berlangsung.
Menanggapi hal itu, Epriyanto memilih tidak memberikan penjelasan secara rinci terkait isi pembicaraan. “Saya tidak dapat sampaikan kepada media karena sifatnya tertutup,” ujar Epriyanto singkat.Rabu 22 April 2026.
Meski demikian, ia menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Gubernur Jawa Barat yang dinilai berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pendekatan kepemimpinan yang menitikberatkan pada hasil nyata telah memberikan dampak langsung bagi publik.
Ia juga menilai Jawa Barat membutuhkan sosok pemimpin dengan karakter kerja yang konkret dan solutif. “Kepemimpinan yang fokus pada solusi nyata di lapangan sangat dibutuhkan masyarakat saat ini,” katanya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan apakah pertemuan tersebut berkaitan langsung dengan dinamika organisasi Perbasi Jawa Barat. Kondisi ini membuat perhatian publik terhadap proses Musda ulang semakin meningkat.
Perkembangan situasi di tubuh Perbasi Jawa Barat pun diperkirakan masih akan terus menjadi sorotan. Transparansi dan komunikasi terbuka dinilai menjadi kunci dalam meredam polemik yang tengah terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....