Para Atlet Gelisah, Bonus SEA Games Thailand 2025 Jabar Belum Cair

  • 18 Apr 2026 12:39 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kondisi berbeda dialami para atlet dan pelatih Jawa Barat usai tampil di ajang SEA Games Thailand 2025.Di saat sejumlah pemerintah provinsi lain telah menyalurkan bonus kepada atlet berprestasi, mereka justru belum menerima kejelasan terkait hak tersebut.

Situasi ini memicu kekecewaan di kalangan atlet dan pelatih asal Jawa Barat.Mereka mengaku mulai resah karena tanda-tanda atau “hilal” pencairan bonus dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga kini belum terlihat.

Padahal, kontribusi Jawa Barat terhadap prestasi nasional tergolong signifikan.Provinsi ini menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi Kontingen Indonesia dalam pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara tersebut.

Secara keseluruhan, Indonesia berhasil mengoleksi 333 medali.

Rinciannya meliputi 91 medali emas, 111 medali perak, dan 131 medali perunggu, yang mengantarkan Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir.

Dari cabang olahraga triathlon, atlet Jawa Barat turut memberikan kontribusi gemilang.

Sejumlah medali berhasil disumbangkan untuk memperkuat posisi Indonesia di ajang tersebut.Dua atlet triathlon, Rashif Amilia Yaqin dan Zahra Bulan Aprilia Putri, bersama pelatih Wahyu Hidayat, menjadi bagian dari peraih medali tersebut.

Namun, ketiganya kini sama-sama berharap agar bonus yang dijanjikan segera direalisasikan oleh pemerintah daerah. Rashif Amilia Yaqin mengungkapkan, dirinya berhasil meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

"Bagi kami, pencapaian itu menjadi kebanggaan tersendiri, namun hingga kini belum diiringi dengan kepastian bonus dari Pemprov Jabar,” ujar Rashif.

Ia juga menyoroti perbedaan perlakuan dengan provinsi lain yang dinilai lebih cepat dalam pencairan bonus.“Kita pengennya cepat cair, Pak. Provinsi lain itu sudah pada cair sebelum puasa dan Lebaran, lebih cepat dan besar,” katanya dalam konferensi pers, Jumat 17 April 2026.

Rashif menambahkan, hingga saat ini belum ada kepastian terkait waktu pencairan maupun besaran bonus yang akan diterima.“Kalau nominalnya belum tahu, berapa besarannya,” ucapnya singkat, seraya menyebut janji pencairan sebelum Idul Fitri tidak terealisasi.

Hal serupa disampaikan Zahra Bulan Aprilia Putri yang juga belum menerima bonus.“Kemarin saya dapat dua medali emas di SEA Games Thailand. Harapannya sama, bonus bisa segera cair,” ujarnya, menekankan pentingnya bonus untuk menjaga motivasi atlet ke depan.

Pelatih triathlon Wahyu Hidayat turut menyoroti mekanisme pemberian bonus daerah.“Informasinya, sesuai aturan, bonus daerah itu sekitar 20 persen dari bonus nasional,” katanya, berharap hal itu dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Pur) Arief Prayitno, menilai aspirasi atlet merupakan hal yang wajar.“Masalah bonus itu adalah hak atlet sesuai ketentuan pemerintah pusat, dan kewajiban pemerintah daerah. KONI hanya menjembatani,” ujarnya.

Arief menegaskan kesiapan pihaknya untuk menyampaikan aspirasi atlet kepada pemerintah daerah jika mendapat arahan.“Kalau mendapat tugas, kami siap menyampaikan kepada gubernur atau dinas terkait, karena memang beberapa daerah sudah lebih dulu memberikan bonus,” katanya.

Ia pun berharap tradisi pemberian bonus kepada atlet berprestasi tetap dijaga oleh pemerintah daerah.“Normatif saja, sesuaikan dengan kebiasaan. Masa nasional dapat, provinsi tidak. Wajar kalau atlet mempertanyakan haknya,” tutup Arief.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....