Target Porlasi Tambah Medali Emas Jabar, Quat-Trick di PON 2028

  • 17 Apr 2026 15:21 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung -Ketua Umum Pengprov PORLASI Jawa Barat, Arief Prayitno, menegaskan bahwa fokus utama organisasi dalam jangka pendek adalah menyukseskan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) secara optimal. Ia menilai, keberhasilan Porprov menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan atlet berkelanjutan di Jawa Barat.

“Target jangka pendek adalah Porprov berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Itu yang paling utama,” ujar Arief yang juga menjabat ketua harian KONI Jabar saat ditemui di Gedung KONI, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat 17 April 2026. Menurutnya, Porprov tidak hanya sekadar ajang kompetisi olahraga antar daerah, melainkan memiliki peran strategis sebagai sarana penjaringan atlet potensial.

Dari ajang tersebut, diharapkan muncul bibit-bibit unggul yang siap diproyeksikan ke level nasional. “Porprov itu merupakan batu loncatan untuk mendapatkan atlet berprestasi menuju PON,” katanya.

Untuk jangka panjang, PORLASI Jawa Barat menargetkan peningkatan prestasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Capaian dua medali emas pada edisi sebelumnya menjadi tolok ukur yang ingin dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

“Target jangka panjangnya, minimal dua medali emas bisa bertahan, atau kalau memungkinkan meningkat jadi tiga sampai empat emas,” ungkapnya.

Selain itu, Arief yang juga menjabat sebagai ketua harian KONI Jabar menaruh perhatian besar pada dominasi Jawa Barat di ajang PON. Ia optimistis, tradisi juara umum dapat kembali dipertahankan.

“Kemarin kita sudah hattrick, sekarang targetnya quat-trick atau juara keempat berturut-turut harus tercapai,” tegasnya.

Optimisme tersebut didukung oleh kekuatan sumber daya manusia yang dimiliki Jawa Barat. Ia menilai, jumlah atlet yang melimpah serta kualitas yang terus berkembang menjadi modal utama dalam meraih prestasi.

“Dari sisi sumber daya manusia, kita punya banyak atlet yang potensial dan siap bersaing,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa faktor pendanaan menjadi salah satu aspek krusial dalam mendukung pencapaian target. Arif berharap alokasi anggaran dapat kembali optimal seperti pada periode sebelumnya.

“Kalau anggaran itu diturunkan seperti dulu, saya kira akan sangat mencukupi untuk mendukung program pembinaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dukungan anggaran yang memadai tidak hanya berdampak pada program, tetapi juga menciptakan kepuasan bagi seluruh elemen tim. Mulai dari pengurus, pelatih, hingga atlet, semuanya membutuhkan dukungan maksimal.

“Dengan anggaran yang baik, tentu ada kepuasan bagi pengurus, pelatih, dan atlet dalam menjalankan program,” katanya.

Berbekal pengalaman sebagai pengurus Koni Jabar atlet, Arief mengaku memahami tantangan yang dihadapi saat mengikuti ajang besar seperti PON. Ia pun berkomitmen membawa PORLASI Jawa Barat meraih hasil terbaik melalui strategi dan perencanaan yang matang.

“Dan saya pengurus Koni Jabar, jadi paham bagaimana menghadapi turnamen seperti PON. Itu jadi dasar dalam menentukan target dan langkah ke depan,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....