Ketua Terpilih PERBASI Jabar Gelar Jumpa Pers, Libatkan Lebih 30 Media Olahraga
- 15 Apr 2026 14:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Ketua terpilih DPD PERBASI Jawa Barat, Epriyanto, menggelar jumpa pers bersama lebih dari 30 media olahraga nasional dan daerah sebagai bentuk respons atas dinamika organisasi bola basket di Jawa Barat yang belakangan menjadi perhatian luas. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memberikan klarifikasi serta memastikan informasi yang beredar di masyarakat tetap akurat dan berimbang.
“Jumpa pers ini kami selenggarakan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada publik dan insan basket agar seluruh informasi dapat disampaikan secara jelas dan transparan,” ujar Epriyanto.di kartikasari dago ruang rapat lantai 2. Rabu 15 April 2026.
Langkah tersebut merupakan kelanjutan dari polemik yang mencuat pasca terbitnya surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PERBASI tertanggal 10 April 2026. Surat tersebut berisi arahan mengenai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ulang serta pembentukan caretaker, yang kemudian memicu berbagai tanggapan di kalangan pengurus maupun pelaku bola basket di Jawa Barat.
Menurut Epriyanto, dinamika ini perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. “Kami menghormati setiap kebijakan organisasi, namun penting bagi kami untuk memberikan penjelasan agar tidak terjadi interpretasi yang berbeda-beda,” katanya.
Di hadapan puluhan awak media, Epriyanto menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik. Kehadiran lebih dari 30 media dalam forum ini dinilai mencerminkan besarnya perhatian terhadap dinamika yang terjadi di tubuh organisasi basket Jawa Barat.
“Forum ini kami buka seluas-luasnya agar tidak ada ruang spekulasi. Semua harus terang, objektif, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi serta konsistensi terhadap aturan yang berlaku. Menurutnya, setiap kebijakan strategis harus memiliki dasar yang kuat dan tidak menimbulkan preseden buruk di masa depan yang dapat merugikan keberlangsungan organisasi.
“Marwah organisasi harus dijaga dengan menjunjung tinggi aturan yang berlaku, sehingga setiap keputusan memiliki legitimasi yang kuat dan dapat diterima oleh seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Epriyanto.
Jumpa pers ini sekaligus menjadi penegasan sikap bahwa permasalahan organisasi yang saat ini berkembang tidak boleh terulang dengan pola atau skema yang sama. Epriyanto berharap, ke depan, setiap dinamika dapat diselesaikan melalui mekanisme yang transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi prinsip tata kelola organisasi yang baik.
“Kami berharap dinamika ini menjadi pembelajaran bersama agar ke depan setiap persoalan dapat diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang sehat dan demokratis,” tambahnya.
Dengan pelibatan lebih dari 30 media, pesan yang disampaikan diharapkan dapat menjangkau publik secara luas sekaligus menjaga kondusivitas ekosistem bola basket di Jawa Barat. Upaya ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepercayaan publik serta menjaga soliditas insan bola basket di wilayah tersebut.
“Melalui pemberitaan yang berimbang, kami optimistis kondusivitas dan persatuan dalam ekosistem bola basket Jawa Barat dapat terus terjaga,” tandas Epriyanto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....