Kejurnas Gojuryu 2026 Bandung Diikuti 500 Karateka Nasional
- 04 Apr 2026 16:50 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) GOJURYU Karate-Do Association Indonesia Tahun 2026 resmi digelar di GOR Bandung, Jalan Jakarta, mulai 2 hingga 5 April 2026. Ajang ini menjadi momentum penting dalam pembinaan dan pengembangan atlet karate di tingkat nasional.
Pelaksanaan Kejurnas yang berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026 tersebut menghadirkan ratusan karateka dari berbagai daerah di Indonesia dengan semangat kompetisi yang tinggi.
Sebanyak 500 peserta ambil bagian dalam kejuaraan ini, mewakili 22 provinsi di seluruh Indonesia. Partisipasi luas ini menunjukkan antusiasme besar terhadap cabang olahraga karate, khususnya aliran Goju-ryu.
Provinsi yang terlibat di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, hingga Papua dan Sulawesi.
Kehadiran 22 provinsi tersebut memastikan Kejurnas GOJURYU Karate-Do Association Indonesia 2026 menjadi ajang kompetitif dengan persaingan yang ketat. Setiap daerah mengirimkan atlet terbaiknya untuk meraih prestasi.
Kompetisi ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi antar karateka dari berbagai wilayah di Indonesia.
Ketua panitia pelaksana, Iman Saeful Machmud, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Kejurnas ini merupakan bagian dari program kerja Pengurus Besar GOJU ASS. Program tersebut telah disepakati dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Desember 2025.
“Hasil Rakernas tersebut menetapkan Jawa Barat sebagai tuan rumah pelaksanaan Kejurnas tahun 2026,” ujar Iman.
Ia menambahkan, sebelum pelaksanaan kejuaraan, panitia terlebih dahulu menggelar penataran wasit serta proses akreditasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada 2 hingga 3 April 2026 di Aula KONI Kota Bandung.
Langkah ini dilakukan guna memastikan kualitas pertandingan berjalan sesuai standar dan aturan yang berlaku.
“Pada tanggal 3 hingga 5 April 2026 baru kita lanjutkan dengan pelaksanaan Kejurnas di GOR Bandung Jalan Jakarta,” jelas Iman.
Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah disusun secara sistematis demi kelancaran acara. Dalam Kejurnas ini, berbagai kategori dipertandingkan mulai dari pra usia dini di bawah 7 tahun hingga kategori senior di atas 21 tahun. Hal ini menunjukkan pembinaan dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan. Setiap kategori diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial untuk masa depan.
Panitia juga memprediksi adanya penambahan jumlah peserta menjelang hari pelaksanaan. Hal tersebut menjadi indikasi tingginya minat atlet untuk berpartisipasi dalam kejuaraan ini.
“Kami melihat biasanya ada penambahan peserta beberapa hari menjelang pertandingan dimulai,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Iman menyebutkan bahwa Kejurnas ini menjadi ajang seleksi bagi atlet terbaik GOJU ASS dari seluruh Indonesia. Para pemenang nantinya akan dipersiapkan untuk tampil di ajang yang lebih tinggi.
Kejuaraan ini sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan prestasi secara nasional. “Kita mencari karateka terbaik GOJU ASS untuk dipersiapkan mengikuti Kejurnas yang dilaksanakan oleh PB FORKI,” tegas Iman.
Ia menutup dengan harapan bahwa ajang ini mampu melahirkan atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....