Antusiasme Tinggi Warnai Kejurnas Gojuryu Karate Indonesia 2026
- 04 Apr 2026 15:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gojuryu Karate-Do Association Indonesia Tahun 2026 menjadi ajang bergengsi bagi para karateka dari berbagai daerah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga momentum pembinaan serta penguatan karakter generasi muda melalui olahraga karate.
Kejuaraan tersebut digelar pada 2 hingga 5 April 2026 di GOR Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung. Hingga Sabtu, 4 April 2026, pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan dipenuhi antusiasme peserta serta dukungan masyarakat.
Wakil anggota Dewan Guru bidang hubungan internasional,Prof. Dr Topane Gayus Lumbuun SH, MH.mengungkapkan rasa bangga atas tingginya minat masyarakat terhadap karate, khususnya di Kota Bandung. Ia menilai keterlibatan anak-anak usia dini menjadi indikator positif bagi masa depan olahraga ini.
“Sangat bangga dan bahagia pada siang hari ini. Begitu besar animo masyarakat, khususnya di Bandung ini. Anak-anak muda, bahkan yang sangat muda, sudah mencintai karate dan memilih Gojuryu sebagai tempat berlatih,” ujarnya.
Gayus juga membagikan pengalaman pribadinya saat pertama kali mengenal karate. Ia mengaku mulai menekuni olahraga tersebut sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama dan melalui perjalanan panjang hingga mencapai posisinya saat ini.
“Saya mulai mengenal karate saat kelas 2 SMP. Perjalanan saya panjang hingga akhirnya bertemu dengan Suseki Shihan Tanto di Jepang secara tidak terencana, di sebuah dojo terkenal bernama Shinbukan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Shihan Tanto menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya di dunia karate. Keduanya bahkan sempat dilatih oleh guru yang sama, yakni Sensei Igarashi, yang dikenal sebagai pelatih senior di dojo tersebut.
“Kami dilatih oleh Sensei Igarashi, sosok pelatih senior yang sangat berpengaruh. Dari situ, kami banyak belajar tentang nilai-nilai karate yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gayus juga menyampaikan bahwa organisasi Gojuryu Karate-Do Association Indonesia kini telah resmi berbadan hukum. Pengesahan itu dilakukan melalui akta notaris yang menjadi landasan legal organisasi.
“Hari ini kita menyaksikan pengesahan organisasi melalui Ibu Notaris, Ibu Dr. Hj. Sri Wahyuni. Ini menjadi langkah penting bagi legalitas dan pengembangan organisasi ke depan,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memahami makna filosofi dalam karate, salah satunya melalui seruan “OSS” yang memiliki arti mendalam. Menurutnya, kata tersebut bukan sekadar salam, tetapi mencerminkan semangat pantang menyerah.
“‘OSS’ berasal dari Oshi Shinobu yang berarti tidak pernah menyerah, baik dalam kumite maupun kata. Ini adalah semangat yang harus dimiliki setiap karateka,” tegasnya.
Gayus turut mengingatkan kembali sejarah aliran Goju-ryu yang didirikan oleh Chojun Miyagi pada abad ke-19. Ia menilai penting bagi setiap karateka untuk memahami akar sejarah agar dapat menghayati nilai-nilai yang diajarkan.
“Goju-ryu berarti keras dan lembut, sebuah filosofi yang mengajarkan keseimbangan. Ini yang membuat saya memilih aliran ini sejak muda,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Gayus berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di berbagai daerah sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan. Ia optimistis karate akan terus berkembang dengan dukungan semua pihak.
“Kita akan bertemu di berbagai daerah seperti Yogyakarta, Medan, Makassar, hingga Papua. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan melahirkan generasi karateka yang tangguh. OSS!” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....