Garuda Jaya Ciptakan Kejutan Tumbangkan Juara Bertahan

  • 25 Jan 2026 10:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kejutan besar tersaji dalam lanjutan kompetisi bola voli kasta tertinggi tanah air, Proliga 2026. Jakarta Garuda Jaya sukses menumbangkan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor dramatis 3-2 (25-19, 18-25, 21-25, 25-22, 15-12) di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu 24 Januari 2026 malam.

Hasil tersebut menjadi sorotan utama pada seri ketiga putaran pertama Proliga 2026, mengingat perbedaan status kedua tim di papan klasemen. Garuda Jaya yang diperkuat mayoritas pemain muda mampu tampil tanpa beban dan justru menunjukkan mental kuat menghadapi tim juara dua musim terakhir.

Pada set pembuka, Garuda Jaya langsung tampil agresif. Pemain-pemain muda seperti Dawuda, Fauzan Nibras, Haikal, dan Bagas bermain lepas, ditopang ketajaman pemain asing Timofei Sokolov. Pola serangan cepat yang diterapkan membuat lini pertahanan Bhayangkara Presisi kewalahan, hingga Garuda Jaya menutup set pertama dengan kemenangan 25-19.

Tersentak dengan kekalahan awal, Bhayangkara Presisi bangkit pada set kedua. Pelatih Reidel Toiran menginstruksikan anak asuhnya tampil lebih menekan. Nizar Zulfikar mulai mengatur ritme permainan dengan baik dan memaksimalkan Agil Angga serta Yudha Mardiansyah. Hasilnya, Bhayangkara Presisi merebut set kedua dengan skor 25-18.

Dominasi Bhayangkara Presisi berlanjut pada set ketiga. Rendy Tamamilang tampil tajam dan membawa timnya unggul cukup jauh. Meski Garuda Jaya sempat memberikan perlawanan di akhir set melalui Sokolov, kematangan mental juara bertahan membuat Bhayangkara mengamankan set ketiga 25-21 dan berbalik unggul 2-1.

Baca Juga: Phonska Plus Kukuh Tak Terkalahkan di Proliga 2026

Bhayangkara Presisi sebenarnya berpeluang menyudahi laga pada set keempat setelah unggul jauh 13-7. Namun, momentum berubah setelah pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengambil time out krusial dan meminta anak asuhnya tetap fokus serta tidak terpaku pada selisih angka. Perlahan, Dawuda dan rekan-rekan mampu menyamakan kedudukan hingga 22-22, sebelum menutup set dengan kemenangan 25-22 dan memaksakan laga berlanjut ke set penentuan.

Set kelima berjalan sangat ketat dengan kejar-mengejar angka hingga 7-7. Dukungan penuh penonton di GOR Sabilulungan menjadi tambahan energi bagi Garuda Jaya. Di sisi lain, Bhayangkara Presisi justru melakukan sejumlah kesalahan sendiri di poin-poin krusial. Situasi tersebut dimanfaatkan Garuda Jaya untuk mencapai match point dan menutup laga dengan kemenangan 15-12.

Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengungkapkan strategi servis menjadi kunci kemenangan timnya. “Dengan servis yang tajam membuat Nizar sulit membangun serangan balik, dan itu berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Anak-anak bermain lepas tanpa beban.” Hal senada disampaikan kapten tim Garuda Jaya, Dawuda. “Kami main lepas dan enjoy,” katanya. Sementara itu, pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, mengakui timnya tampil di luar performa. “Beberapa pemain kurang sehat,” tuturnya.

Jadwal Minggu 25 Januari 2026:

Pukul 13.00 WIB: Jakarta Popsivo Polwan vs Jakarta Livin’ Mandiri (putri)

Pukul 16.00 WIB: Jakarta Livin’ Transmedia vs Surabaya Samator (putra)

Pukul 19.00 WIB: Bandung bjb Tandamata vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (putri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....