Samator Taklukkan Garuda Jaya 3-1 dalam Laga Tanpa Penentu Di Final Four Proliga
- 19 Apr 2026 13:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Semarang – Pertandingan yang tidak lagi menentukan hasil klasemen tersaji saat Surabaya Samator menghadapi Jakarta Garuda Jaya pada lanjutan Final Four Proliga 2026 seri ketiga putaran kedua. Laga tersebut berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, Sabtu 18 April 2026.
Meski tanpa tekanan hasil, kedua tim tetap tampil kompetitif. Surabaya Samator akhirnya keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Garuda Jaya dengan skor 3-1 (25-27, 25-21, 25-22, 25-21).
Pada set pertama, pertandingan berjalan ketat sejak awal. Kedua tim saling kejar poin hingga kedudukan imbang 10-10. Sempat deuce, melalui perjuangan panjang, Garuda Jaya menutup set pembuka dengan kemenangan 27-25.
Memasuki set kedua, Samator mulai menemukan ritme permainan usai sempat imbang di awal set. Kesalahan yang dilakukan pemain Garuda Jaya di poin-poin krusial dimanfaatkan dengan baik oleh Samator untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Persaingan sengit kembali terlihat pada set ketiga dimana kedua tim sempat berbagi angka sebelum Samator mengambil alih permainan. Keunggulan yang diraih mampu dipertahankan hingga set berakhir dengan skor 25-22, sekaligus membawa Samator unggul 2-1.
Pada set keempat, Garuda Jaya mencoba bangkit dan memberikan perlawanan. Namun, Samator tampil lebih konsisten dan disiplin, hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 25-21.
Asisten pelatih Surabaya Samator, Sigit Ari Widodo, mengatakan timnya sempat mengalami kesulitan di awal pertandingan. Namun, para pemain mampu bangkit dan menunjukkan semangat juang yang tinggi pada set-set berikutnya.
“Setelah kehilangan set pertama, pemain mulai menemukan pola permainan dan tampil lebih tenang. Itu menjadi kunci kami membalikkan keadaan,” ujarnya usai pertandingan.
Ia menambahkan, kemenangan tersebut menjadi momentum penting bagi timnya setelah sebelumnya mengalami hasil kurang maksimal di laga-laga sebelumnya.
Sementara itu, pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, menilai timnya masih memiliki sejumlah kekurangan, terutama dalam hal komunikasi, akurasi servis, serta mental bertanding di momen krusial.
“Kami akui masih banyak evaluasi, apalagi sebagian besar pemain masih muda. Pada set akhir, faktor mental cukup berpengaruh,” kata Nur Widayanto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....