Budiana Ajak Stakeholder Atletik Jabar Bersatu Bangkit
- 06 Agt 2025 20:28 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, M. Budiana, menyerukan kepada seluruh stakeholder olahraga atletik di Jawa Barat untuk menjadikan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) PASI Jabar 2025 sebagai momentum perbaikan dan kebangkitan.
Musorprovlub yang digelar pada Selasa (5/8/2025) di Grand Arjuna Hotel, Kota Bandung, menetapkan Johannes Geraldy Wijaya sebagai Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Barat periode 2025–2029. Ia menggantikan Aan Johana yang telah menyelesaikan masa baktinya.
Budiana menekankan bahwa regenerasi kepemimpinan di PASI Jabar tidak boleh sebatas menggugurkan kewajiban organisasi. Lebih dari itu, pergantian ini harus menjadi tonggak untuk menyatukan kembali seluruh elemen atletik di Jabar, setelah sebelumnya terjadi dinamika internal yang cukup tajam.
“Caretaker yang ditunjuk PB PASI telah bekerja secara netral dan baik. Sekarang waktunya kita kembali bersatu, tidak ada lagi kubu-kubuan. Kita semua bagian dari keluarga besar atletik Jawa Barat,” ujar Budiana.
Budiana juga mengajak seluruh pengurus cabang (pengcab) PASI kota/kabupaten dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung penuh kepemimpinan Johannes Geraldy. Ia menilai, keberhasilan organisasi tidak bisa berjalan tanpa kebersamaan dan keselarasan antara seluruh komponen.
Baca juga: Johannes Pimpin PASI Jabar Masa Bakti 2025-2029
“Siapa pun yang terpilih, mari kita dukung. Yang terpenting adalah visi membangun atletik Jabar agar kembali berjaya di kancah nasional dan internasional,” katanya.
Menurut Budiana, penting bagi Ketua Umum PASI Jabar terpilih untuk mampu mempersatukan tidak hanya antar-pengcab, tetapi juga semua nomor disiplin dalam atletik seperti lari, lompat, lempar, dan jalan cepat. Ia mengibaratkan peran pemimpin seperti kepala pada tubuh: jika kepala sehat dan berpikir jernih, maka seluruh organ akan berjalan selaras.
“Pemimpin harus punya arah yang jelas. Kalau pemimpinnya lurus dan kuat, maka organisasi pun akan maju,” ujar Budiana menegaskan.
Budiana menyampaikan harapannya agar di bawah kepengurusan baru, PASI Jabar mampu menjadikan cabang atletik sebagai penyumbang medali utama bagi kontingen Jabar, khususnya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.
Pasalnya, pada gelaran PON XXI tahun 2024 lalu, Jabar gagal mempertahankan dominasi di cabang atletik setelah sebelumnya menjadi juara umum pada PON 2021 di Papua.
“Sebagai provinsi yang pernah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum PON, kita punya beban moral dan target berat di PON 2028. Atletik adalah salah satu cabang andalan yang harus dikembalikan kejayaannya,” ujar Budiana.
Musorprovlub Digelar Setelah Masa Bakti Berakhir
Musorprovlub PASI Jabar 2025 digelar berdasarkan Surat Keputusan PB PASI, menyusul berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya pada 13 Juli 2025. Untuk menjembatani kekosongan kepemimpinan, PB PASI menunjuk Dwi Putro Ariswibowo dari Bidang Organisasi KONI Jabar sebagai caretaker untuk menggelar Musorprovlub.
Pelaksanaan musyawarah tersebut diikuti oleh seluruh Pengcab PASI dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dan turut dihadiri perwakilan PB PASI, yakni Wakil Ketua I, Sumaryono.
Dengan telah ditetapkannya ketua umum baru, diharapkan langkah-langkah konkret segera diambil untuk menyusun kepengurusan lengkap, menyusun program kerja, serta memulai proses konsolidasi dan pembinaan prestasi secara menyeluruh di tubuh PASI Jabar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....