Menteri PKP Tinjau Pembangunan Rusun ASN Kejati Jabar di Bandung
- 13 Apr 2026 18:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung pembangunan rumah susun (rusun) bagi aparatur sipil negara (ASN) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Senin 13 April 2026.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Hermon Dekristo. Dalam peninjauan itu, proyek pembangunan rusun menunjukkan progres yang cukup signifikan.
Berdasarkan data yang disampaikan, realisasi fisik pembangunan telah mencapai 32,40 persen dari rencana awal sebesar 10,18 persen. Artinya, terdapat deviasi positif sebesar +22,22 persen. Sementara itu, realisasi keuangan proyek telah menyentuh angka 20 persen. Proyek ini ditargetkan rampung pada 5 Oktober 2026.
Menteri PKP menegaskan, percepatan pembangunan harus tetap diiringi dengan kualitas yang terjaga. Menurutnya, hunian yang dibangun tidak hanya harus selesai tepat waktu atau lebih cepat, tetapi juga aman, nyaman, dan memiliki daya tahan jangka panjang.
“Kita tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga kualitas. Hunian ini harus benar-benar layak, aman, dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujar Maruarar Sirait, senin 13 April 2026.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa II atas capaian kinerja yang melampaui target perencanaan.
“Saya mengapresiasi kinerja BP3KP Jawa II yang mampu melampaui target. Kita dorong agar proyek ini bisa selesai lebih cepat dari waktu kontrak tanpa mengurangi kualitas,” katanya.
Rusun yang dibangun merupakan hunian dua lantai tipe Arthaloka dengan total 44 unit tipe 36. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, serta fasilitas ruang cuci dan jemur.
Selain itu, berbagai fasilitas pendukung juga disiapkan untuk menunjang kenyamanan penghuni, di antaranya balai warga, minimarket, mushola, ruang serbaguna, serta area parkir yang mampu menampung 24 mobil dan 46 sepeda motor.
Secara lokasi, rusun ini cukup strategis karena berada sekitar 5 kilometer dari Kantor Kejati Jawa Barat. Akses menuju fasilitas publik juga relatif mudah, seperti ke Stasiun Kiaracondong dan Trans Studio Mall Bandung.
Sementara itu Kepala Kejati Jawa Barat, Hermon Dekristo, menyampaikan bahwa rusun ini akan diprioritaskan bagi pegawai golongan II dan IIIA. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah dalam penyediaan hunian yang layak bagi ASN.
" Proyek ini menjadi salah satu contoh percepatan pembangunan hunian ASN di kawasan perkotaan, dengan capaian progres yang melampaui target dan berpotensi selesai lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....