Mahasiswa Tasikmalaya Soroti Banyak SPPG Tidak Berizin
- 31 Jan 2026 13:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Rakyat Tasikmalaya (KMRT) menyoroti banyaknya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyelenggara Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak profesional dan tak berizin. Mahasiswa bahkan meminta, agar Badan Gizi Nasional (BGN) menutup SPPG yang ada.
Ketua KMRT, Ahmad Ripa mengatakan, tidak hanya persoalan izin, SPPG ini juga tidak memperhatikan kualitas makanan yang disajikan yang tidak sesuai standar gizi.
“ Mereka tidak profesional! Bagaimana bisa menjalankan program negara tapi izinnya belum lengkap dan kualitas gizinya di bawah standar” kata Ripa, 31 Januari 2026.
Dengan kondisi demikian, Pihaknya juga meminta, evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur pendukung pelaksanaan program MBG. Termasuk meminta agar SPPG tidak berizin ditutup.
Baca juga : Meski Berstatus Tersangka, Erwin Masih Ngantor
“kami menilai lembaga tersebut tidak menjunjung tinggi profesionalitas dalam menjalankan tugas pengawasan dan distribusi,” katanya.
Sedangkan terkait dengan standar gizi pada menu MBG yang dibuat SPPG ini, Ripa khawatir hal ini tidak sesuai dengan tujuan utama MBG dalam peningkatan gizi peserta didik.”ini juga harus diperhatikan,” katanya.
Sementara terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Budi Ahdiat menyatakan dukungannya terhadap aspirasi mahasiswa. Budi Ahdiat mengatakan,pihaknya tidak akan tinggal diam melihat adanya potensi malpraktik dalam program ini.
“Kami akan segera menindaklanjuti temuan ini ke pemerintah pusat. Temuan ini menjadi persoalan serius,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....