Awug Beras, Jajanan Tradisional Khas Sunda yang Manis dan Gurih
- 13 Sep 2026 22:05 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pamor awug sebagai makanan tradisional tak pernah pudar. Betapa cita rasanya sudah dikenal sejak zaman baheula bahkan hingga sekarang. Penikmatnya tak hanya orang tua, kalangan muda bahkan anak-anak pun menggemarinya.
Di Bandung, keberadaan awug dapat dijumpai di sejumlah sudut kota dan disajikan dengan harga beragam. Rupanya, cita rasa awug bukan hanya lahir dari bahan dan cara pengolahannya, tapi juga cara menghidangkannya.
Awug adalah satu dari sekian banyak penganan khas masyarakat Sunda atau Jawa Barat. Diolah dari tepung beras (paré) yang dicampur dengan air, garam, gula merah dan kelapa parut serta dimasak dengan cara dikukus.
Akan tetapi, dikukus dengan perabot dapur beranyam bambu bernama aseupan, awug menjadi makanan khas. Selain bentuknya serupa kerucut, juga telah menjadi tradisi turun-temurun. Berbeda jika dikukus seperti biasa dengan perabot yang lebih modern. Lain pula aroma dan auranya.
Adonan awug lazimnya dibuat berlapis. Lapisan ini terbentuk dari dua warna. Warna putih dari tepung beras dan warna merah kecokelatan berasal dari gula merah (aren).
Awug yang sudah matang atau saat masih panas baiknya disajikan pada piring dengan dialasi daun pisang terlebih dahulu. Daun ini pun akan memunculkan harum yang menggugah selera, tak hanya dari daun pandan.
Awug dalam aseupan dimatangkan pada sééng sekira 10 menit. Anda harus mencobanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....