Baso Bakar Jajanan Tradisional Menjadi Vaforit Beragam Usia
- 27 Feb 2026 08:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Kuliner baso bakar sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, khususnya warga Kota Bandung. Jajanan sederhana ini sejak lama menjadi favorit berbagai kalangan karena rasanya yang khas dan harganya yang terjangkau.
Di sejumlah sudut Kota Bandung, pedagang baso bakar mulai bermunculan menjelang waktu berbuka puasa. Aroma asap dari bara arang yang membakar baso berpadu dengan olesan kecap dan sambal, seolah menjadi penanda datangnya waktu ngabuburit bagi warga.
Salah seorang pedagang baso bakar, Fuad, mengaku dirinya hanya berjualan khusus pada bulan Ramadan. Ia memulai aktivitas berdagang sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB, waktu yang dinilainya paling ramai karena masyarakat berburu takjil untuk persiapan berbuka puasa.
| Baca juga: Jejak Sejarah Sate Maranggi Purwakarta |
“Saya jualan cuma pas bulan puasa saja, mulai jam empat sore sampai jam tujuh malam. Soalnya di jam-jam itu banyak yang cari takjil buat buka.
Fuad menjual baso bakarnya dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp2.000 per tusuk. Harga tersebut membuat dagangannya diminati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
“Per tusuk dua ribu rupiah saja. Dalam sehari bisa habis sampai seratus tusuk,” katanya, Jumat 27 Febuari 2026.
| Baca juga: Bakso Malang Ikon Makanan Khas Nusantara |
Dalam sehari, Fuad mampu menghabiskan sekitar 100 tusuk baso bakar. Ia mengaku sengaja menjaga harga tetap murah agar semua kalangan bisa menikmati jajanan tersebut tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Soal rasa, Fuad tidak menggunakan bumbu yang rumit. Ia hanya mengandalkan racikan sederhana berupa kecap manis, saus, dan sambal yang dioleskan sebelum dan sesudah proses pembakaran. Meski sederhana, perpaduan bumbu tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri.
Aroma harum dari baso yang dibakar di atas arang membuat siapa saja yang melintas tergoda untuk mampir. Sensasi manis, gurih, dan sedikit pedas dari bumbu yang meresap menjadikan baso bakar sebagai pilihan tepat untuk menu pembuka puasa.
Keberadaan pedagang musiman seperti Fuad juga menjadi bagian dari geliat ekonomi kecil yang tumbuh selama Ramadan di Kota Bandung. Momentum bulan suci dimanfaatkan warga untuk mencari tambahan penghasilan, sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan aneka takjil.
Dengan harga ramah di kantong dan cita rasa yang konsisten, baso bakar tetap menjadi salah satu kuliner favorit yang sulit tergantikan, terutama saat Ramadan tiba di Kota Bandung
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....