Tawuran Remaja di Pantura, Satu Meninggal Dunia
- 15 Sep 2025 08:31 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Polres Subang berhasil mengungkap kasus tawuran berdarah yang melibatkan dua kelompok remaja di jalur Pantura, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, Sabtu (13/9/2025) dini hari. Tawuran yang dipicu tantangan melalui media sosial Instagram ini melibatkan puluhan remaja dari wilayah Indramayu dan Subang.
Aksi brutal menggunakan senjata tajam dan balok kayu tersebut mengakibatkan dua korban mengalami luka berat. Seorang remaja berinisial R.S. (17) meninggal dunia akibat luka di kepala, sementara W.P. (14) mengalami luka robek di leher dan kini dirawat di RS Mitra Pelumbon Patrol.
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, mengungkapkan bahwa aksi tawuran ini bukan dilatarbelakangi dendam pribadi, melainkan untuk mencari lawan dan membuat konten kekerasan yang marak di media sosial. Para pelaku diketahui saling menantang lewat akun Instagram sebelum akhirnya bertemu dan bentrok di lokasi kejadian.
Baca juga: Berawal Percekcokan, Dua Pelaku Penganiaya Diamankan Polisi
Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua kelompok remaja sepakat bertemu di jalur Pantura dan langsung terlibat bentrokan usai turun dari kendaraan. Mereka saling serang menggunakan senjata tajam dan balok kayu, hingga menyebabkan satu korban meninggal dan satu lainnya luka berat.
Tim Resmob Polres Subang berhasil mengamankan 11 orang pelaku di wilayah Indramayu dan Compreng, dengan sejumlah barang bukti senjata tajam yang digunakan saat kejadian. Para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan pasal 170 KUHP terkait kekerasan secara bersama-sama.
Saat ini penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pelaku lainnya dan melengkapi alat bukti yang ada. Polisi juga terus melakukan pendalaman terhadap motif dan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.
Kapolres Subang mengimbau masyarakat dan para orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak, terutama dalam penggunaan media sosial. Langkah ini dinilai penting agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....