Jabar Peringkat Tiga Nasional Penyaluran KUR, Tembus Rp19,67 T
- 08 Agt 2026 11:19 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Barat menunjukkan tren positif hingga pertengahan tahun ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat mencatat, per posisi Juni 2026, akumulasi penyaluran KUR di Jawa Barat telah mencapai Rp19,67 triliun.
Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, mengungkapkan bahwa pembiayaan tersebut telah dimanfaatkan secara optimal oleh ratusan ribu pelaku usaha UMKM di wilayah Jawa Barat. Dari total penyaluran tersebut, angka outstanding kredit tercatat berada di level Rp18,10 triliun.
"Hingga akhir Juni 2026, sebanyak 299.702 pelaku usaha di Jawa Barat telah memanfaatkan akses pembiayaan KUR. Angka ini mencerminkan tingginya geliat dan kebutuhan modal kerja bagi sektor usaha mikro dan kecil dalam mendorong perekonomian daerah," ujar Darwisman di Bandung.
Darwisman menjelaskan, jika dilihat dari skema pembiayaannya, segmen Mikro masih menjadi pilar utama penyokong KUR di Jawa Barat. Sektor ini mendominasi porsi pembiayaan dengan kontribusi terbesar terhadap total outstanding.
"KUR Mikro memiliki porsi yang paling mendominasi, yaitu mencapai 58,88 persen dari total outstanding KUR Jawa Barat. Total penyalurannya mencapai Rp10,71 triliun yang tersalurkan kepada 262.304 debitur," terang Darwisman. Sabtu 8 Agustus 2026.
Selain sektor Mikro, komposisi outstanding KUR di Jawa Barat disusul oleh skema KUR Kecil yang memberikan kontribusi sebesar 23,90 persen (Rp4,47 triliun untuk 18.484 debitur) dan KUR Demand Rumah sebesar 11,82 persen (Rp2,18 triliun untuk 15.885 debitur).
Sementara itu, porsi lainnya terbagi ke dalam beberapa kategori peruntukan. Di antaranya KUR Supply Rumah sebesar 5,09 persen (Rp670,75 miliar), KUR TKI 0,14 persen (Rp24,68 miliar), KUR Super Mikro 0,08 persen (Rp12,58 miliar), KIPK 0,08 persen (Rp11,51 miliar), serta KUA sebesar 0,02 persen (Rp4,36 miliar).
Capaian total penyaluran sebesar Rp19,67 triliun dengan 299.702 debitur ini mengukuhkan posisi Jawa Barat di peringkat ketiga nasional dalam realisasi penyaluran KUR, tepat berada di bawah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
OJK Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendorong perluasan akses literasi dan inklusi keuangan inklusif bersama perbankan dan pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan guna memastikan pembiayaan usaha rakyat dapat tersalurkan secara merata, produktif, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....