Kredit tanpa Bunga di Kabupaten Tasikmalaya Sepi Peminat
- 02 Agt 2026 20:23 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya : Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya meluncurkan program kredit tanpa bunga bagi masyarakat. Meski telah beberapa bulan diluncurkan, program ini kurang mendapat perhatian masyarakat.
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi mengatakan, hingga saat ini dari 7000 kuota yang disiapkan, baru sebanyak 73 pelaku usaha atau sekitar satu persen dari target masyarakat yang memanfaatkan ini.
“Di Artha Galunggung baru 25 pengusaha, sedangkan di Artha Sukapura ada 48 pengusaha. Padahal kita punya target 7000 pengusaha, ini baru 73 orang, baru satu persen,” katanya, melalui keterangannya di akun resmi Wakil Bupati Tasikmalaya, @asepsopariofficial.
Maka dari itu, Ia mengajak masyarakat memanfaatkan program Pemkab Tasikmalaya dalam meningkatkan penghasilan masyarakat dan dunia usaha.”ini program pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan dunia usaha. Untuk usahanya boleh UMKM, kerajinan, industri kecil, perikanan dan lainnya. Dalam program ini pemerintah akan membayarkan bunga dari pinjaman ini, termasuk urusan administrasi akan disiapkan pemerintah,” ujarnya.
Dengan masih banyaknya kuota program ini. Asep mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut. “Lalu bagaimana memperolehnya?, saat ini kredit tanpa bunga ini ada di BUMD kita, yakni Bank Artha Galunggung, dan Bank Artha Sukapura. Nanti juga ada di BPK CIJ,” katanya.
Sementara itu Nandar (40), warga Karangnunggal menilai, bantuan kredit tentunya sangat dibutuhkan. Akan tetapi di tengah kondisi sulit saat ini, warga juga tentunya tidak mudah melakukan pengembalian.
“Iya kenapa sepi mungkin masyarakat juga bingung dalam mengembalikan pinjaman. Terlebih kondisi saat ini yang serba sulit “ ujarnya.
Maka dari itu, Nandar berharap, pemerintah juga memikirkan bantuan yang tidak membebani warga. Misalkan dengan bantuan modal cuma- cuma agar warga bisa memiliki usaha.
“Ya kalau bisa bantuan usaha yang tidak perlu dikembalikan,” katanya berharap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....