Peran Baznas Membantu Keterbatasan APBD dan APBN saat Ini
- 23 Apr 2026 16:43 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Pemaparan 100 hari kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang, yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Kamis 23 April 2026. Kegiatan tersebut, diawali dengan laporan Ketua BAZNAS Kabupaten Subang Dr. H. A. Sukandar, yang menyampaikan dalam 100 hari pertama, BAZNAS telah melakukan penguatan tata kelola kelembagaan, serta optimalisasi pengumpulan, dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Ia menegaskan, zakat harus diposisikan sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan keadilan sosial di masyarakat. Lebih lanjut disampaikan, sejumlah capaian telah diraih, di antaranya penyusunan regulasi pengelolaan zakat, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai tingkatan, serta peningkatan pengumpulan zakat dan infak Ramadan.
“Zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi instrumen hebat untuk keadilan sosial. Dalam 100 hari ini, kami meletakkan pondasi transformasi, dan penguatan regulasi, agar pengelolaan ZIS di Subang semakin transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik,” jelas A. Sukandar.
"Selain itu, program unggulan seperti Subang Cageur, Subang Bageur, Subang Pinter, hingga Subang Singer, turut menjadi fokus dalam pendistribusian dan pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Subang Kang Akur menyampaikan apresiasi, atas kinerja BAZNAS Kabupaten Subang yang dinilai telah menunjukkan progres positif, dalam waktu relatif singkat. Ia menegaskan, keberadaan BAZNAS menjadi sangat penting, terutama dalam menjawab keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah, dalam mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat.
“BAZNAS hadir menjadi solusi di tengah keterbatasan APBN, dan APBD. Banyak kebutuhan masyarakat yang tidak bisa terjangkau oleh pemerintah, di situlah peran zakat menjadi sangat penting,” ujar Kang Akur.
Wabup juga menyoroti potensi besar zakat di Kabupaten Subang, yang saat ini masih didominasi oleh zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Dirinya mendorong, agar ke depan keterlibatan sektor swasta, dapat lebih dioptimalkan.
“Saat ini zakat profesi masih didominasi ASN. Ke depan, kami berharap perusahaan-perusahaan di Subang dapat menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya bisa lebih luas dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Dia menambahkan, pengelolaan zakat yang baik akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap BAZNAS harus terus diperkuat. Dia juga menekankan, pentingnya keselarasan antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah, dalam membangun Subang, melalui pendekatan sosial dan keagamaan yang berkelanjutan.
“Zakat yang dikelola dengan baik, akan kembali kepada masyarakat. Karena itu, kepercayaan menjadi kunci utama,” tegas dia.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama, dalam mendorong pembangunan daerah yang adil, sejahtera, dan religius. Wabup juga menyampaikan apresiasi, atas dedikasi jajaran BAZNAS Kabupaten Subang selama 100 hari pertama, serta mengajak seluruh pihak, untuk terus memperkuat kolaborasi.
“BAZNAS dan Pemerintah Daerah memiliki visi yang sama. Kita harus bekerja sama dengan seluruh stakeholder, untuk membangun Subang. Terima kasih kepada seluruh jajaran BAZNAS, yang telah bekerja selama 100 hari ini. Mari kita perkuat sinergi, agar manfaat zakat semakin luas dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan. Adapun penerima penghargaan UPZ Kecamatan sebagai berikut. Kategori Aspek Penghimpunan Terbaik di raih oleh Kecamatan Jalancagak, Kecamatan Pagaden Barat, dan Kecamatan Ciater.
Kategori Peningkatan Penghimpunan Terbanyak, di raih oleg Kecamatan Kalijati, Kecamatan Purwadadi, dan Kecamatan Sagalaherang. Kategori Setoran Terbesar di raih oleh, Kecamatan Subang.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi, atas kontribusi UPZ, dalam meningkatkan pengumpulan zakat, serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat. Selanjutnya, kegiatan ditutup dengan peluncuran Buku Fiqih Zakat Kontemporer.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....