Dinkes Jawa Barat Catat Peningkatan Kasus Influenza, Ada 9 Influenza A

  • 22 Sep 2026 17:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mencatat adanya peningkatan kasus influenza sejak Agustus 2026. Peningkatan ini terpantau melalui dua site sentinel yang ditunjuk Kementerian Kesehatan, yakni Sentinel Influenza-Like Illness (ILI) di Puskesmas Padasuka, Kota Bandung, dan Sentinel Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jabar, dr. Selvia Kusdwiyanti mengatakan hingga minggu ke-36 tahun ini tercatat 10 kasus influenza yang terkonfirmasi. Dari 10 kasus itu, tercatat ada sembilan kasus Influenza A dan satu kasus Influenza B.

"Sembilan yang influenza A dan satu influenza B," ujar Selvia, Selasa 22 September 2026.

Selvia menerangkan, pemantauan influenza di Jawa Barat dilakukan melalui dua jalur surveilans, yakni survei ILI untuk memantau pasien rawat jalan dengan gejala mirip flu, dan survei SARI untuk memantau pasien rawat inap dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut berat. Ia menyebut, sempat terjadi peningkatan kasus ILI dan SARI beberapa waktu lalu yang diduga berkaitan dengan paparan abu vulkanik.

"Puskesmas Padasuka untuk melihat tren peningkatan kasus ILI, untuk pasien yang datang rawat jalan. Kalau untuk yang SARI, fasilitas kesehatan yang ditunjuk adalah RSHS, mengamati penyakit saluran pernapasan akut yang berat, datanya didapat dari pasien-pasien yang masuk rawat inap," katanya menjelaskan.

Menurut Selvia, tujuan pemantauan ini adalah untuk melihat tren penyebaran virus influenza dan potensi peningkatan kasus di kemudian hari. Sehingga, langkah ataupun mitigasi yang diambil nantinya tepat.

Dari sisi data Sentinel SARI, sepanjang minggu ke-1 hingga ke-35, RSHS mencatat 63 kasus dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut berat. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, hanya 10 kasus yang terkonfirmasi positif influenza A dan B, sementara sisanya merupakan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) biasa.

"Dari data Sentinel SARI ada 63 kasus, tapi setelah diperiksa yang terkonfirmasi ada 10, yang lainnya bukan influenza A atau B," kata Selvia.

Ia menambahkan, data 63 kasus tersebut tersebar dari sejumlah kabupaten/kota yang berobat ke RSHS Bandung, karena rumah sakit tersebut merupakan salah satu rujukan bagi pasien dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Dari seluruh kasus yang tercatat, kelompok usia balita dan dewasa menjadi kelompok dengan jumlah kasus terbanyak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....