Olahraga yang Cocok setelah Usia 40 Tahun
- 01 Sep 2026 05:36 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Memasuki usia 40 tahun, olahraga tetap penting dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Namun, jenis dan intensitas olahraga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh agar manfaatnya maksimal dan risiko cedera dapat dikurangi.
Dokter Aprikonus Loris, Spesialis Penyakit Dalam di Kepulauan Sangihe, dalam pemberitaan RRI Tahuna pada 31 Mei 2026, mengatakan olahraga pada usia 40 hingga 50 tahun justru sangat dianjurkan. Menurutnya, olahraga tetap aman selama dilakukan dengan cara yang tepat dan disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Salah satu olahraga yang mudah dilakukan adalah jalan kaki. Aktivitas ini tidak membutuhkan peralatan khusus dan dapat dilakukan di sekitar rumah, taman, maupun lingkungan tempat kerja. Jalan kaki dengan intensitas sedang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan kebugaran tubuh.
| Baca juga: Manfaat Apel Hijau dan Kandungan Nutrisinya |
Pilihan lainnya adalah bersepeda santai. Olahraga ini dapat melatih otot kaki sekaligus meningkatkan kebugaran jantung. Bagi yang memiliki masalah pada persendian, bersepeda dapat menjadi alternatif aktivitas dengan beban yang relatif lebih rendah pada sendi.
Berenang juga dapat menjadi pilihan. Gerakan tubuh di dalam air melibatkan berbagai kelompok otot dan dapat menjadi olahraga yang menyenangkan. Namun, intensitas tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Bagi yang ingin meningkatkan kelenturan tubuh, yoga atau pilates dapat dilakukan. sebagai salah satu pilihan yang ramah bagi usia 40 tahun ke atas karena menggabungkan gerakan tubuh, teknik pernapasan, dan kesadaran diri.
Selain olahraga kardio, latihan kekuatan otot juga penting setelah usia 40 tahun. Latihan sederhana seperti squat, push-up dengan modifikasi, atau latihan menggunakan beban ringan dapat membantu mempertahankan kekuatan otot.
Menurut rekomendasi World Health Organization (WHO), orang dewasa usia 18–64 tahun dianjurkan melakukan sedikitnya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang dalam seminggu. Selain itu, latihan penguatan otot yang melibatkan kelompok otot utama dianjurkan setidaknya dua hari dalam seminggu.
Bagi yang baru mulai berolahraga, tidak perlu langsung melakukan latihan berat. Mulailah dari aktivitas ringan seperti berjalan kaki selama 20–30 menit, kemudian tingkatkan durasi dan intensitas secara bertahap.
Pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan setelahnya juga penting untuk membantu tubuh beradaptasi. Jika memiliki penyakit tertentu atau sudah lama tidak berolahraga, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memulai program latihan.
Pada akhirnya, olahraga terbaik setelah usia 40 tahun bukanlah olahraga yang paling berat, melainkan olahraga yang aman, sesuai kemampuan, dan dapat dilakukan secara konsisten.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....