Dari Overthinking ke Self Healing
- 30 Apr 2026 09:13 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Tren self improvement dan kesadaran akan kesehatan mental kini semakin populer di kalangan anak muda. Istilah seperti “healing”, “me time”, hingga “digital detox” kerap muncul dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Fenomena ini muncul seiring meningkatnya tekanan sosial dan aktivitas digital yang padat. Banyak anak muda mulai menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesehatan mental.
Beragam aktivitas sederhana seperti journaling, olahraga ringan, hingga meditasi mulai banyak dilakukan. Kegiatan tersebut dinilai mampu membantu mengelola emosi dan meningkatkan kualitas hidup.
| Baca juga: Hoaks Makin Masif, Anak Muda Diminta Waspada |
Psikolog muda, Dinda Rahma, menyebut tren ini sebagai hal positif jika dilakukan dengan tepat. “Self improvement bukan soal menjadi sempurna, tapi bagaimana kita memahami diri sendiri dan berkembang secara sehat,” ujarnya.
Selain itu, media sosial juga turut berperan dalam menyebarkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Banyak kreator membagikan pengalaman pribadi hingga tips menjaga kesehatan mental secara ringan dan mudah dipahami.
Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tidak terjebak pada standar semu yang justru bisa menimbulkan tekanan baru. Setiap individu memiliki proses yang berbeda dalam menjalani self improvement.
Dengan meningkatnya kesadaran ini, diharapkan anak muda dapat lebih peduli terhadap kesehatan mental. Self improvement pun bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk menjalani hidup yang lebih seimbang.
Penulis: Raissa Mutiara Gayatri-RRI Bandung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....