Hoaks Makin Masif, Anak Muda Diminta Waspada

  • 30 Apr 2026 09:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi di media sosial kembali menjadi perhatian, terutama di kalangan anak muda sebagai pengguna aktif platform digital. Informasi yang tidak terverifikasi kerap beredar cepat dan berpotensi menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Fenomena ini semakin meningkat seiring tingginya konsumsi konten digital setiap hari. Beragam isu, mulai dari pendidikan hingga kesehatan, sering dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

Konten dengan judul sensasional dan tampilan visual meyakinkan membuat hoaks sulit dibedakan dari informasi faktual. Tidak sedikit pengguna yang langsung membagikan informasi tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Pakar komunikasi digital, Andi Prasetyo, menilai literasi digital menjadi kunci menghadapi derasnya arus informasi. “Masyarakat perlu lebih kritis dan tidak langsung mempercayai setiap informasi yang diterima,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan praktisi media, Rina Kurnia, yang menekankan pentingnya verifikasi sebelum menyebarkan informasi. Ia mengingatkan agar masyarakat menahan diri jika belum yakin terhadap kebenaran suatu kabar.

Selain itu, algoritma media sosial turut mempercepat penyebaran hoaks karena menampilkan konten sesuai minat pengguna. Konten yang memicu emosi seperti rasa takut atau marah cenderung lebih cepat viral dibandingkan informasi netral.

Masyarakat diimbau untuk lebih bijak menggunakan media sosial dengan memeriksa sumber informasi dan membaca isi berita secara menyeluruh. Dengan meningkatnya literasi digital, generasi muda diharapkan mampu menjadi pengguna yang cerdas dan bertanggung jawab.

Penulis: Raissa Mutiara Gayatri-RRI Bandung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....