Tips Konsumsi Jus Buah dan Sayur untuk Kesehatan
- 15 Apr 2026 12:34 WIB
- Bandung
RRI.Co.ID, Bandung - Buah dan sayur merupakan jenis makanan yang mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Cara mudah untuk mengonsumsi buah dan sayur bisa dengan cara membuat jus yang dicampur dari kedua bahan tersebut.
Serat dalam buah dan sayur bukan hanya membantu menjaga kesehatan pencernaan, tetapi juga mendukung penyerapan nutrisi yang optimal dalam tubuh. Selain itu, buah dan sayur kaya akan vitamin, yaitu vitamin C, A, dan K, yang penting untuk menjaga fungsi tubuh yang baik.
Dikutip dari laman tirto.id tentang “Manfaat Jus Buah dan Sayur “,Nutrisi-nutrisi tersebut juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari serangan penyakit. Dengan mengonsumsi buah dan sayur secara teratur, seseorang dapat meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi risiko diabetes tipe 2, serta memperbaiki kesehatan kulit.
Meskipun jus buah dan sayur memiliki banyak manfaat, tetap harus memperhatikan beberapa hal saat mengonsumsi jus buah dan sayur. Dilansir dari situs National Center for Health Research, ada tips mengonsumsi jus buah dan sayur, diantaranya adalah Jus harus diminum segera setelah dibuat untuk mengurangi risiko pertumbuhan bakteri. Jangan simpan atau dinginkan jus untuk dikonsumsi nanti atau esok hari.
Selain itu, Pilihlah alat juicer yang mempertahankan serat, seperti cold-press atau masticating juicer, untuk memastikan manfaat nutrisi dari buah dan sayuran. Hindari penggunaan alat pengekstrak yang menghilangkan serat dan ampas.
Jika menggunakan juicer yang menghilangkan serat, pertimbangkan untuk menambahkan ampas kembali ke dalam jus. Gunakan resep jus buah dan sayur yang tetap mempertahankan nilai gizi dari buah dan sayuran.
Jangan menggunakan jus sebagai pengganti makanan atau menurunkan berat badan karena jus tidak mengandung protein atau lemak yang cukup. Selain itu, mengonsumsi jus buah dan sayur tidak akan membantu menurunkan berat badan secara signifikan. Oleh karena itu, konsumsi jus buah dan sayur sebagai bagian dari diet seimbang, bukan pengganti makanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....