Pemkab Tasikmalaya Siapkan Perluasan dan Peningkatan Layanan Kesehatan
- 09 Apr 2026 01:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD KHZ Musthafa, Kabupaten Tasikmalaya, yang kerap mengalami kelebihan pasien, menjadi sorotan serius pemerintah daerah. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, saat melakukan kunjungan mendadak ke rumah sakit ini, mengakui adanya ketimpangan antara jumlah fasilitas kesehatan yang tersedia dengan populasi penduduk Tasikmalaya.
“Penduduk kita, jumlahnya sekitar 2 juta penduduk. Sedangkan, kapasitas tempat tidur layanan jumlahnya ada 49. Jelas kurang. Ke depan akan kita perluas ruang IGD ini,” ujarnya.
Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berencana memperkuat layanan kesehatan dengan meningkatkan fasilitas rumah sakit di wilayah selatan. Termasuk pengembangan rumah sakit TNT (Tani dan Nelayan) di Cikatomas menjadi tipe D.
“ Kita akan dukung anggarannya, saya mohon dukungan dari semua pihak,” katanya.
Wabup juga menyoroti perlunya pemerataan layanan kesehatan agar tidak terjadi penumpukan pasien di satu fasilitas. Menurutnya, peran puskesmas harus dioptimalkan, termasuk dalam upaya promotif dan preventif.
Ia juga menambahkan, pemerintah akan terus mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan hingga mencapai 100 persen. Sekaligus mencari solusi atas berbagai kekurangan yang masih ada.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD KHZ Musthafa, dr Elli Hendalia, mengatakan, untuk kapasitas penanganan, pihaknya telah berupaya maksimal. Namun lonjakan jumlah pasien dalam beberapa waktu terakhir menjadi tantangan tersendiri.
“untuk IGD kita ini secara kemampuan penanganan itu sudah maksimal. Tapi karena kemarin itu ada peningkatan kasus, jadi ada antrian pada saat masuk ke ruangan.” katanya.
Pihak rumah sakit telah menyediakan layanan transit bagi pasien.“Sebetulnya setiap saat layanan transitnya ada, cuma harus ada sabar,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....