BPBD Cimahi: Empat Titik Terdampak Cuaca Ekstrem di Cimahi Selatan

  • 08 Apr 2026 21:39 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Empat titik di wilayah Kecamatan Cimahi Selatan mengalami dampak langsung akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Cimahi, Jumat 3 April 2026 yang lalu. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada rumah warga, kendaraan, hingga fasilitas umum.

Berdasarkan asesmen tim Unit Reaksi Cepat (URC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, keempat lokasi terdampak tersebar di sejumlah titik dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem yang terjadi pada siang hari memicu berbagai insiden, mulai dari atap rumah yang terlepas hingga pohon tumbang.

“Intensitas hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan beberapa kejadian, seperti atap bangunan terbawa angin dan pohon besar tumbang yang menimpa bangunan maupun kendaraan,” ujarnya, saat dikonfirmasi Rabu 8 April 2026.

Di Jalan Melong Tengah RT02/04, angin kencang mengakibatkan atap spandek milik warga terlepas dan menimpa rumah lain di sekitarnya. Peristiwa ini berdampak pada dua kepala keluarga dengan total enam jiwa. Kerusakan yang terjadi tergolong ringan dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 juta.

Sementara itu, di Komplek Pharmindo, Jalan Rorojongrang Barat RT03/36, sebuah pohon jenis Pepaya Jepang tumbang dan menimpa kendaraan yang sedang diparkir.

“Kerusakan terjadi pada bagian kendaraan dengan taksiran kerugian sekitar Rp500 ribu,” ucapnya.

Kerusakan lebih signifikan terjadi di Jalan Raya Cibeureum RT06/04. Pohon Angsana berukuran besar tumbang dan menimpa tiang listrik serta Penerangan Jalan Umum (PJU), sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas.

“Kerugian pada aset milik pemerintah daerah diperkirakan mencapai Rp10 juta,” katanya.

Di titik lainnya, yakni di Jalan Raya Cibeureum No. 45 RT01/04, pohon Petai tumbang dan menimpa bangunan saung joglo serta dinding pembatas milik perusahaan.

“Dampak di lokasi ini tergolong sedang dengan luas area terdampak sekitar 30 meter persegi dan estimasi kerugian mencapai Rp18 juta,” jelasnya.

BPBD Kota Cimahi bersama instansi terkait telah melakukan evakuasi dan pembersihan di sebagian besar lokasi terdampak. Namun, proses penanganan di area saung joglo masih menunggu penyelesaian kendala teknis di lapangan.

Meski menimbulkan kerugian material dengan total estimasi mencapai Rp33,5 juta, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Kondisi keamanan di sekitar lokasi juga dipastikan tetap kondusif.

BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, serta memastikan kondisi bangunan dan pepohonan di sekitar tempat tinggal dalam keadaan aman guna meminimalkan risiko serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....