Investasi Kesehatan Melalui Penggantian Sikat Gigi Berkala

  • 29 Mar 2026 14:02 WIB
  •  Bandung

RRI. CO.ID, Bandung - Menjaga kebersihan mulut adalah fondasi utama untuk mencegah masuknya patogen berbahaya ke dalam sistem organ tubuh manusia. Namun, efektivitas tindakan ini sangat bergantung pada kualitas alat pembersih yang digunakan, yakni sikat gigi.

Berdasarkan publikasi dalam Jurnal Kedokteran Gigi Terpadu (2021) oleh peneliti drg. Ariadna A. Dwimega, pemilihan dan penggantian sikat gigi yang tepat sangat krusial bagi kesehatan dental.

"Bulu sikat yang sudah aus tidak hanya kehilangan daya bersihnya, tetapi juga dapat melukai jaringan lunak di sekitar gigi,"jelas drg. Ariadna seperti yang dikutip RRI Minggu 29 Maret 2026.

Penelitian di Universitas Padjadjaran (2021) oleh drg. Marlianti, M.Kes menyoroti bahwa sikat gigi yang digunakan terlalu lama mengalami penurunan efektivitas dalam menekan indeks plak. Akumulasi plak yang tidak terangkat sempurna menjadi pemicu utama karies dan peradangan gusi yang kronis.

Data dari Survei Kesehatan Indonesia (2025) yang dirilis melalui platform ilmiah Universitas Indonesia (ScholarHub UI) menunjukkan bahwa masalah gigi masih dialami oleh mayoritas penduduk. Penggantian sikat gigi setiap tiga bulan merupakan rekomendasi standar untuk meminimalkan risiko infeksi bakteri kariogenik.
Selain kerusakan fisik, sikat gigi yang lama menjadi media pertumbuhan mikroorganisme seperti Streptococcus mutans yang berbahaya bagi jantung dan pencernaan. Penggunaan sikat gigi baru terbukti secara klinis memiliki kemampuan mekanis yang lebih unggul dalam menjangkau sela-sela gigi yang sempit.

Para ahli menyarankan penggantian dilakukan setiap 3 hingga 4 bulan atau segera setelah seseorang sembuh dari penyakit menular seperti flu. Langkah ini bertujuan untuk mencegah reinfeksi patogen yang mungkin masih tertinggal pada bulu sikat selama masa penyembuhan.
Edukasi mengenai waktu penggantian ini harus dilakukan secara konsisten agar masyarakat tidak menunggu sikat gigi rusak parah sebelum menggantinya. Konsistensi dalam mengganti alat pembersih ini akan melindungi email gigi dari abrasi akibat bulu sikat yang sudah tidak presisi.

Sebagai kesimpulan, mengganti sikat gigi secara berkala adalah investasi sederhana namun krusial untuk menjaga integritas kesehatan mulut dan tubuh secara keseluruhan. Pastikan Anda selalu memeriksa kondisi bulu sikat dan tidak menunggu hingga rusak parah sebelum membeli yang baru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....