Kenali GERD dan Cara Mengatasinya saat Kambuh

  • 27 Mar 2026 12:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung - GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan penyakit kronis pada saluran pencernaan yang terjadi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan secara berulang. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh melemahnya katup otot di bagian bawah kerongkongan atau lower esophageal sphincter (LES) yang seharusnya mencegah asam naik ke atas.

Dilansir dari laman halodoc, gejala GERD dapat berupa rasa terbakar di dada (heartburn), nyeri pada ulu hati, hingga sensasi asam di mulut. Pada beberapa kasus, penderita juga dapat merasakan perut kembung, mual, batuk kering, hingga gangguan tidur akibat rasa tidak nyaman.

Penyebab GERD cukup beragam, mulai dari obesitas, kebiasaan makan berlebihan, hingga pola hidup yang kurang sehat seperti merokok dan konsumsi alkohol. Selain itu, konsumsi kopi, makanan pedas atau berlemak, serta tingkat stres yang tinggi juga dapat memicu kambuhnya gejala GERD.

Saat GERD kambuh secara tiba-tiba, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala. Salah satunya adalah berjalan santai selama 10–15 menit dengan posisi tubuh tetap tegak agar asam lambung tidak semakin naik.

Teknik pernapasan diafragma juga dapat membantu mengurangi keluhan dengan cara menarik napas perlahan hingga perut mengembang, lalu menghembuskannya secara teratur. Jika ingin beristirahat, disarankan mengambil posisi miring ke kiri atau tidur dengan posisi kepala lebih tinggi untuk mencegah refluks asam.

Selain penanganan saat kambuh, pencegahan juga penting dilakukan dengan menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. Mengelola stres melalui aktivitas seperti meditasi atau berdzikir, menjaga kualitas tidur, serta mengonsumsi vitamin B dan probiotik alami dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Namun, jika gejala GERD terjadi lebih dari dua kali dalam seminggu atau semakin sering dan parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan medis yang tepat tidak hanya membantu meredakan gejala, tetapi juga mencegah komplikasi serius seperti peradangan kerongkongan atau gangguan kesehatan jangka panjang lainnya.

(Penulis : Riska Nurrahmawati )

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....