Cara Mengatasi Hipotermia saat Berpuasa

  • 28 Feb 2026 16:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung : Mengatasi hipotermia saat berpuasa menjadi perhatian penting terutama bagi mereka yang beraktivitas di lingkungan bersuhu dingin atau kehujanan. Kondisi ini terjadi ketika suhu tubuh turun drastis di bawah normal sehingga memerlukan penanganan cepat dan tepat.

Dilansir dari laman Alodoc yang dijelaskan oleh jurnal Cell Metabolism, Sabtu 28 Februari 2026, bahwa hipotermia dapat ditandai dengan menggigil hebat, tubuh terasa sangat dingin, kulit pucat, serta lemas. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat mengganggu fungsi organ dan membahayakan keselamatan.

Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama beberapa jam sehingga energi bisa menurun. Oleh karena itu, penting memastikan asupan nutrisi saat sahur cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.

Untuk mencegah hipotermia, gunakan pakaian hangat berlapis terutama ketika berada di daerah bersuhu rendah. Hindari pakaian basah karena dapat mempercepat penurunan suhu tubuh.



Jika seseorang mulai menunjukkan gejala hipotermia, segera pindahkan ke tempat yang lebih hangat. Selimuti dengan kain tebal atau jaket untuk membantu meningkatkan suhu tubuh secara perlahan.

Konsumsi minuman hangat saat waktu berbuka juga membantu memulihkan suhu tubuh. Pilih minuman bernutrisi seperti teh hangat atau sup agar energi cepat kembali.

Hindari menghangatkan tubuh dengan cara ekstrem seperti langsung menggunakan air panas. Penghangatan yang terlalu cepat dapat memicu gangguan pada sistem peredaran darah.

Dengan kewaspadaan dan persiapan yang tepat, risiko hipotermia saat berpuasa dapat diminimalkan. Menjaga asupan gizi, pakaian yang sesuai, dan respons cepat terhadap gejala menjadi langkah penting dalam melindungi kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....