Kurma saat Ramadhan: Tradisi, Energi, dan Manfaat bagi Kesehatan

  • 27 Feb 2026 09:29 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kurma telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari momen berbuka puasa. Selain memiliki nilai tradisi dan spiritual, buah ini juga dikenal luas karena kandungan gizinya yang bermanfaat bagi tubuh.

Setelah berpuasa berjam-jam, tubuh memerlukan asupan energi yang mudah dicerna. Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang cepat diserap sehingga membantu memulihkan energi secara bertahap.

Kurma juga kaya serat pangan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Konsumsi serat yang cukup membantu mencegah rasa tidak nyaman di lambung saat pola makan berubah selama Ramadhan.

Menurut dr. Tan Shot Yen (edukasi gizi & metabolisme), kurma merupakan pilihan ideal untuk mengawali berbuka puasa. Kandungan karbohidrat sederhananya efektif mengembalikan kadar gula darah tanpa memberi beban berlebihan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Selain sumber energi, kurma mengandung berbagai mikronutrien penting seperti kalium, magnesium, dan vitamin B. Mineral ini berperan dalam menjaga fungsi otot, keseimbangan cairan, serta metabolisme energi.

Organisasi ‘World Health Organization’ menekankan pentingnya pola makan seimbang, termasuk konsumsi buah-buahan, untuk menjaga kondisi tubuh selama periode puasa. Dengan kombinasi nilai tradisi dan manfaat nutrisi, kurma menjadi pilihan sederhana namun strategis dalam mendukung kesehatan selama bulan suci Ramadhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....